Atasi Banjir di Sumberjo, Ini Yang Dilakukan Pemkot Surabaya
Wilayah Surabaya barat tepatnya di Sumberejo,Kecamatan Pakal terus digelontor pembangunan untuk antisipasi banjir.
Penulis: Fatimatuz Zahroh | Editor: Yoni Iskandar
TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Wilayah Surabaya barat tepatnya di Sumberejo,Kecamatan Pakal terus digelontor pembangunan untuk antisipasi banjir.
Pasalnya, selama bertahun-tahun wilayah tersebut selalu menjadi langganan banjir setiap musim hujan tiba.
Salah satu yang menjadi penyebab adalah luapan Kali Lamong yang meluber hingga ke kawasan permukiman warga.
Oleh sebab itu, pemkot kini terus melakukan upaya untuk bisa mencegah air sungai masuk ke pemukiman warga.
Cara yang dilakukan adalah membangun tanggul di kedua sisi Sungai Kali Lamong.
"Kita sekarang masih terus melanjutkan pembangunan tangggul di Sungai Kali Lamong. Agar saat hujan airnya nggak meluap lagi," ujar Kepala Dinas PU Bina Marga dan Pematusan (DPUBMP) Kota Surabaya, Erna Purnawati, Rabu (7/6/2017).
Menurutnya, tanggul pencegah luapan sungai ini akan dibangun sepanjang 12 kilometer.
Sedangkan saat ini masih progres 25 persen. Yaitu tanggul yang terbangun baru tiga kilometer. Dan masih harus diselesaikan delapan kilometer lagi.
Akan tetapi menurut Erna, tanggul yang dibangun itu diprioritaskan untuk membentengi permukiman warga terlebih dahulu.
"Tanggulnya kita buat tinggi sampai empat meter dari permukaan air. Jadi semoga aman," ulasnya.
Anggaran yang dialokasikan untuk pembangunan tanggul ini cukup besar. Namun bukan diambilkan dari APBD, melainkan dana dari pemerintah pusat.
"Tahun ini dianggarkan sebesar Rp 50 miliar. Karena statusnya sungai itu sungai nasional," kata Erna.
Sementara itu, anggota Komisi C, Vinsensius Awey mengatakan, penanggulangan banjir harus dilakukan pemkot secara serius.
Baca: Zaskia Sungkar Ingin Kurangi Kesibukan di Usia 30 Tahun, Kenapa Ya?
Ia meminta pemkot untuk membuat titik titik banjir per tahun yang bisa menjadi bahan evaluasi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/kondangan-saat-banjir-melanda-di-damarsi-mojoanyar-mojosari-mojokerto_20170327_123331.jpg)