Kakorlantas Polri Pantau Sistem Pengalihan Jalur Mudik di Mengkreng
Kawasan Mengkreng selalu menjadi sorotan pada setiap kali mudik lebaran. Jalur tengah yang melewati Mengkreng itu memang menjadi akses favorit para p
Penulis: Mohammad Romadoni | Editor: Yoni Iskandar
TRIBUNJATIM.COM, KEDIRI - Kawasan Mengkreng selalu menjadi sorotan pada setiap kali mudik lebaran. Jalur tengah yang melewati Mengkreng itu memang menjadi akses favorit para pemudik menuju ke berbagai kota di Jawa Timur.
Simpang lima Mengkreng yang menghubungkan ke kota Jombang, Kediri, Mojokerto, Surabaya dan Malang telah dikenal sebagai jalur mudik yang sering kali terjadi penumpukkan kendaraan.
Inilah yang memicu perhatian penuh dari pihak kepolisian untuk mempersiapkan pengamanan dan rekayasa lalu lintas di sepanjang jalur mudik.
Teranyar, Kepala Korps Polisi Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri, Irjen Pol Royke Lumowa melakukan kunjungan dalam rangka supervisi persiapan jalur mudik ke Polda Jatim, Rabu (14/6/2017).
Kedatangan Kakorlantas Polri didampingi Dirlantas Polda Jatim Kombes Pol Ibnu Isticha, Kapolres Kediri AKBP Sumaryono dan Kapolres Nganjuk AKBP Joko Sadono langsung mengecek persiapan sistem rekayasa lalu lintas di jalur mudik di lapangan menjelang Hari Raya Idul Fitri 1438 H.
Irjen Pol Royke Lumowa bersama rombongan menyusuri rute tol baru dari Surabaya menuju Jombang yang nantinya akan mulai digunakan untuk arus mudik lebaran.
Meski sebagian ruas jalan tol di Mojokerto kondisinya belum sepenuhnya selesai. Sesuai rencana jalur tol tersebut akan dibuka pada H-6 pada 19 juni mendatang.
Setelah itu, rombongan menuju ke pos Mengkreng dan melihat langsung kondisi lalu lintas di tempat tersebut.
Di dalam pos Mengkreng Kakorlantas Polri mendengarkan langsung pemaparan dari Kapolres Jombang, AKBP Agung Marlianto.
Di depan layar monitor dari rekaman kamera Closed Circuit Television (CCTV) terlihat rencana sistem pola pengalihan arus apabila nanit terjadi kemacetan. Kemudian para rombongan menuju ke perbatasan Jatim dan Jateng di Mantingan.
Terpisah, Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Frans Barung Mangera mengatakan pihaknya telah merencakan secara matang sistem rekayasa lalu lintas untuk menghadapi melonjaknya volume kendaraan di jalur mudik.
Menurut dia, sejumlah jalur alternatif telah diserahkan ke jajaran Polres dan Polsek masing-masing untuk pengalihan arus kemacetan.
Bahkan nantinya untuk memudahkan pemudik dari luar kota saat melewati jalur alternatif Polres jajaran akan memasang tanda di setiap perempatan jalan.
"Sistem rekayasa lalin dan pengamanan di sepanjang jalur mudik itu telah menjadi tanggung jawab masing-masing setiap Polres daerah," ujar Kombes Pol Frans Barung Mangera kepada SURYA.
Tidak lupa Mantan Kabid Humas Polda Sulawesi Selatan ini mengimbau bagi pemudik agar selalu waspada saat melewati jalur alternatif yakni jalan perkampungan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/berita-kediri-pantau-jalur-mengkreng-kediri-jombang_20170614_185931.jpg)