Menikmati Sensasi Horor Ala Bakso Mbledos dan Ice Cream Kuburan Mantan
Bagi penggemar bakso dan kuliner, adanya Bakso Kuburan Mantan dan Jamur Mbledos memang punya sensasi berbeda.
Penulis: Sudarma Adi | Editor: Mujib Anwar
TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Semua tahu bahwa bakso adalah makanan dari daging yang dibuat bulatan.
Namun bakso juga bisa dibuat tampilan berbeda yang unik untuk menambah daya tarik penikmat kuliner.
Ini yang dilakukan cafe and resto Golden Kitchen lewat Bakso Mbledos yang berada di Jalan Wijaya Kusuma Surabaya, dengan adanya varian menu Bakso Kuburan Mantan dan Bakso Jamur Mbledos.
Menu Bakso Kuburan Mantan ini makin klop ketika dipadukan dengan ice cream Kuburan Mantan.
Sesuai namanya, bakso ini dibentuk kotak dengan panjang sekira 12-15 cm dan tebalnya sekira 6 cm. Di atas bakso diberi taburan daging cincang yang diibaratkan taburan bunga pada kuburan.
Dua sendok ice cream kayu ditancapkan di tepi bakso, laiknya nisan pada kuburan. Sedangkan di dalam bakso, potongan sosis atau keju dan cabai rawit menyatu dalam bakso itu.
Baca: Mau Buka Puasa Dengan 500 Menu Istimewa, Silahkan Datang ke Hotel Bintang 5 ini
Di sampingnya, segenggam mie kuning dan kuah yang diberikan terpisah, memperkuat sensasi kuburan mantan ini.
"Sebelum ini memang sudah ada menu Bakso Beranak Mbledos, dimana isinya ada telur puyuh dan cabe dengan bakso jumbo. Nah, saya lalu membuat ide menu baru yang unik dan tak ada di Jatim. Muncullah ide Bakso Kuburan Mantan ini," jelas pemilik Golden Kitchen, Rani Mega.
Menu Bakso Kuburan Mantan seharga Rp 23 ribu ini terasa klop ketika dipadukan dengan Ice cream Kuburan Mantan.
Ice cream seharga Rp 15 ribu ini juga dibentuk mirip kuburan dengan dua stik kayu ice cream sebagai nisan. Di permukaan ice cream itu ditaburi bubuk coklat dan coklat biskuit warna coklat kehitaman mirip tanah.
Di dalamnya, potongan roti tawar yang ditaburi ice cream menambah kelezatannya.
Baca: Cobalah Tips Pintar Masak Super Cepat ini Selama Puasa, Cocok untuk Ibu yang Sibuk Bekerja
Dua menu berbau horor ini makin lengkap dengan adanya menu Bakso Jamur Mbledos. Hanya dihargai Rp 15 ribu saja, bakso jumbo itu juga dibentuk kotak-kotak dalam baluran kuah dan mie dalam mangkuk.
Yang membedakan dengan bakso lain adalah campuran jamur kuping dan cabai yang menyatu di dalamnya.
Bagi penggemar bakso dan kuliner, adanya Bakso Kuburan Mantan dan Jamur Mbledos memang punya sensasi berbeda.
Seperti penilaian Rusdi Hamdun, warga Ampel Surabaya yang beberapa kali datang ke Golden Kitchen dan merasakan varian menu Bakso Kuburan Mantan.
Dia menilai, penyajian bakso ini berbeda dengan bakso lain di Surabaya.
"Penyajiannya unik dan belum ada di Surabaya. Untuk harganya juga tak mahal, jika dilihat porsinya yang cukup besar," paparnya.
Baca: Mie Bakar ala Tanggal Tua, Level Kepedasan Bikin Bibir Ndower
Mengenai cita rasa, dia mengaku bakso ini cukup enak dan gurih. Apalagi, di dalam bakso ini ada isi keju dan cabai, yang menambah kenikmatan cita rasanya.
"Rasa kejunya pas di lidah, karena menyatu dengan bakso," urainya.
Sedangkan Wiwik, warga Jl Kendangsari yang juga baru pertama kali mencicipi Bakso Kuburan Mantan, mengaku bahwa cita rasanya cukup menggoda.
Selain bakso yang cukup empuk, potongan sosis di dalamnya sudah menyatu dengan bakso, sehingga terasa klop.
"Ada rasa gurih pada bakso sehingga menambah kenikmatan. Ini jadi nilai tambah, selain dari cara penyajian yang memang unik," ujarnya.
Baca: Nikmatnya Sensasi Pizza Waffle Ala Hotel Santika Jemursari
Begitu juga dengan Bakso Jamur Mbledos dan Ice cream Kuburan Mantan. Untuk Bakso Jamur Mbledos, keunikan cita rasa ada pada campuran jamur kuping dan cabai pada baksonya.
Makanya, selain renyah dan pedas, baksonya juga empuk dan lembut di dalam mulut.
"Kalau yang ice cream, rasa yang renyah dan manis memang mendominasi. Kenikmatan ice cream ini ada pada penyajiannya," tegasnya.
Tiap Hari Habiskan 9 Kg Daging Sapi
Berbagai menu Bakso Mbledos dengan ukuran jumbo sudah dibuat Golden Kitchen. Untuk membuat bakso dengan varian menu, Golden Kitchen membutuhkan 9 kg daging sapi yang siap diolah.
Pemilik Golden Kitchen, Rani Mega menjelaskan, karena bakso yang digunakan berukuran jumbo atau sekira 5-10 cm, maka bahan yang digunakan juga harus banyak.
"Untuk semua menu bakso, saya menggunakan bahan dari daging sapi," katanya.
Dia mendapatkan daging sapi yang sudah digiling itu dari pasar tradisional. Daging sapi seberat 9 kg itu lalu diolah menjadi bakso dengan loyang kue berukuran jumbo.
Setelah matang sekira 2-3 jam, bakso itu lalu dibentuk sesuai menu yang ada, contohnya pada Bakso Kuburan Mantan, Bakso Beranak Mbledos dan Bakso Jamur Mbledos.
"Meski cukup banyak, namun semua bahan ini selalu habis tiap harinya," tambahnya.
Bagaimanapun, menu bakso mbledos dengan variannya menjadi menu andalan Golden Kitchen. Padahal, selama hampir tiga tahun buka, Golden Kitchen lebih banyak menjual ayam dan waffel.
Namun karena ingin memunculkan ide kuliner, maka menu Bakso Kuburan Mantan dan Beranak Mbledos ini cukup populer.
"Padahal menu bakso ini baru empat bulan dibuka. Yang jadi pelanggan kami adalah dari pegawai kantoran dan remaja," tukasnya. (Surya/Sudharma Adi)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/bakso-mbledhos_20170615_142402.jpg)