Asal Lulusan SD Kota Malang Meski KK Luar Kota Tak Kena Batasan Lima Persen

Dalam PPDB reguler online masuk SMPN di Kota Malang tidak ada batasan kuota bagi lulusan SD Kota Malang meski mereka ber KK dari luar Kota Malang. B

Penulis: Sylvianita Widyawati | Editor: Yoni Iskandar
SURYA/HANIF MANSHURI
Bupati Lamongan Fadeli dan Wabup Kartika Hidayati saat bertandang melihat pelaksanaan Ujian Sekolah, Senin (15/5/2017). 

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Dalam PPDB reguler online masuk SMPN di Kota Malang tidak ada batasan kuota bagi lulusan SD Kota Malang meski mereka ber KK dari luar Kota Malang. Batasan lima persen diberlakukan bagi mereka lulusan SD luar Kota Malang.

"Kalau SD-nya dari Kota Malang tidak kena yang lima persen," jelas Totok Kasianto, Sekretaris Dindik Kota Malang kepada suryamalang.com, Kamis (22/6/2017).

Untuk PPDB reguler online sebanyak 55 persen dari kuota untuk siswa lulusan SD Kota Malang. Dan 5 persen untuk siswa luar kota.

Kemudian 40 persen untuk jalur wilayah yang meliputi 20 persen untuk siswa dari keluarga tidak mampu. Sedang 20 persen dari wilayah terdekat sekolah.

Diberikannya 20 persen untuk siswa dari keluarga tidak mampu sebagai bentuk ketanggapan. Caranya saat pendaftaran menyerahkan surat keterangan tidak mampu dari kelurahan.

"Itu angka maksimal. Kalau misalkan tidak terserap semua ya bisa ditambahkan ke 20 persen sisanya," kata dia.

Pendaftaran jalur wilayah akan dimulai pada 4 dan 5 Juli 2017. Pengumuman pada 6 Juli 2017 dan dilanjutkan dengan daftar ulang pada 6-7 Juli 2017.

Baca: Hari Ini Puncak Arus Mudik di Terminal Purabaya, Dishub Belum Operasikan Bus Pariwisata

Sedang reguler online dan jalur prestasi yang sudah mendapat rekomendasi pada 10-12 Juli 2017.

Pengumumanmya pada 13 Juli dan daftar ulang pada 13-1= Juli 2017. Yang perlu diketahui oleh para siswa adalah ketika sudah memutuskan mendaftar ke jalur wilayah dan misalkan diterima namun mengundurkan diri atau tidak daftar ulang, maka tidak bisa mendaftar ke jalur reguler online.

"Sebab kesempatan tiap siswa adalah sekali mendaftar," kata Totok. Sehingga sebelum memutuskan mendaftar lewat wilayah atau reguler harus mempertimbangkan diri dulu. Seperti tingkat persaingan dan nilainya. Sehingga berpeluang diterima di SMPN yang diinginkan. (Surya/Sylvianita widyawati)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved