Pemerintah Akan Bedah 350 Rumah di Pasuruan, Aneh Hanya 2 Kecamatan ini yang Disentuh

Padahal anggaran yang digerojokkan untuk program pembenahan rumah tidak layak huni (RTLH) fantastis.

Penulis: Galih Lintartika | Editor: Mujib Anwar
SURYA/SUGIYONO
Pangdam V Brawijaya Mayjen TNI I Made Sukadana (Kanan) dan Gubernur Soekarwo (tengah) saat meletakan batu pertama pembangunan rumah tidak layak huni di Dusun Gelombok Wetan, Desa Wojowuku, Kecamatan Kedamaian, Gresik, Rabu (5/4/217). 

TRIBUNJATIM.COM, PASURUAN - Pemkab Pasuruan akan mendapatkan bantuan dari pemerintah pusat untuk pembenahan rumah tidak layak huni (RTLH).

Rencananya, akan ada sekitar 350 unit RTLH di wilayah Kabupaten Pasuruan yang pembenahannya disokong pusat.

Bedah rumah itu memang tidak seluruhnya disebar di setiap kecamatan. Karena, hanya akan disalurkan di wilayah Lumbang dan Tosari.

Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kabupaten Pasuruan, Misbah Zunib mengatakan, program bedah rumah tersebut ditujukan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. 

Baca: Ditinggal Silaturahmi Lebaran ke Famili, Rumah Mewah ini Terbakar

Dengan program ini, diharapkan masyarakat di wilayah Kabupaten Pasuruan, khususnya Lumbang dan Tosari memiliki tempat hunian yang lebih layak. 

"Bantuan pemerintah pusat ini akan membantu program kami yang memang ingin mensukseskan program RTLH. Kami ingin masyarakat Pasuruan mendapatkan rumah layak huni,” ungkapnya, Jumat (30/6/2017). 

Bedah rumah tersebut, akan menyentuh sedikitnya 350 RTLH. Terbagi untuk 150 rumah di wilayah Lumbang dan 200 unit lainnya untuk wilayah Tosari. Setiap unitnya, akan didanai senilai Rp 15 juta. 

Baca: Habis Setor Rp 15 Juta Korban Linglung, Pria Kediri Pengganda Uang Triliunan Pakai Ilmu Langka ini

Khusus untuk program RTLH dari pusat tersebut, tidak mewajibkan penyediaan WC. Namun, harus menyediakan besi dalam material pembangunannya. 

"Struktur bangunan rumah, disyaratkan harus dengan pembesian. Berbeda dengan RTLH yang bersumber dari APBD Kabupaten Pasuruan, yang harus menyertakan WC,” sambung Misbah. 

Dengan banyaknya rumah yang akan dibenahi itu, pemerintah pusat bakal menyiapkan anggaran sebesar Rp 5,25 miliar untuk program tersebut. 

Support dari pusat inipun, menambah banyaknya rumah yang akan dibedah tahun ini.

Sebab, Pemkab sendiri tengah menyiapkan dana Rp 20 miliar untuk membenahi sedikitnya 1.600 unit rumah di wilayah Kabupaten Pasuruan. (Surya/Galih Lintartika)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved