Tuntun Motor Curian, Dua Maling Motor ini Dibekuk Tim Anti Bandit
Dua maling motor yang tengah beraksi di Jalan Krukah Timur Gang Buntu tertangkap tangan oleh Tim Anti Bandit Polsek Gubeng, Jumat (7/7/2017) malam.
Penulis: Anas Miftakhudin | Editor: Yoni Iskandar
TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Dua maling motor yang tengah beraksi di Jalan Krukah Timur Gang Buntu tertangkap tangan oleh Tim Anti Bandit Polsek Gubeng, Jumat (7/7/2017) malam.
Tersangka Andri Yuliawan (31) asal Joyoboyo Timur dan Muhajir (26) asal Jalan Bumiarjo dipergoki petugas saat mencuri motor Yamaha Jupiter L 5898 RF di rumah Ateur Bea Arifin (31) di Jalan Krukah Timur Gang Buntu.
Tersangka ditangkap saat menuntun motor milik korban keluar rumah. Ketika penangkapan berlangsung, tersangka Andri Yuliawan dan Muhajir berusaha melawan. Begitu tubuh Andri dibanting petugas ke tanah swmbari ditodong pistol, ia baru menyerah.
Dari tangan kedua tersangka, petugas mengamankan motor Honda Revo W 2354 TF yang dipakai alat. Selain itu, petugas juga menemukan 1 kunci pas ukuran 12 ; 1 kunci pas ukuran 6 yang sudah dimodifikasi untuk merusak kunci kontak dan 2 kunci motor.
Kanit Reskrim Polsek Gubeng AKP I Made Wasa, menjelaskan penangkapan kedua tersangka berawal saat Tim Anti Bandit Polsek Gubeng mencurigai gerak gerik kedua pelaku sejak di Jalan Ngagel Jaya Selatan. Lantas kedua tersangka dibuntuti hingga ke Jalan Ngagel Rejo.
Rupanya kedua pelaku terus melanjutkan perjalannya ke arah Jalan Krukah Timur. Sesampai di depan rumah korban, satu pelaku turun pura-pura jalan dan menghampiri motor Jupiter milik korban.
Tak lama kemudian, tersangka Andri mengeluarkan kunci T dari saku celana lalu merusak kunci kontak motor.
Baca: Pelaku Curanmor di Rumah Mayor Tunggul Ternyata Jaringan Kelompok Sadeng
Tim Anti Bandit yang sudah menunggu langsung menyergap kedua tersangka dan langsung digelandang ke mapolsek.
"Kami masih mengembangkan penyidikan untuk menguak jaringannya," ujar AKP I Made Wasa.
Berapa kali tersangka melakukan aksi di Surabaya.
"Kami masih memeriksa kedua tersangka. Kemungkinan tersangka juga bekerja dengan pelaku lain. Makanya masih kami dalami," tandasnya. (Surya/Anas Miftakhudin)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/berita-surabaya-curanmor-ilustrasi_20170530_221359.jpg)