Pimpinan DPRD Buka Suara soal Digelarnya Surabaya Vaganza: Hiburan untuk Masyarakat 

Antusiasme dan kegembiraan masyarakat Surabaya terus menyala saat digelar Surabaya Vaganza, Sabtu (16/5/2026). 

Tayang:
Penulis: Nuraini Faiq | Editor: Januar
Tribun Jatim Network/Habibur Rohman
SURABAYA VAGANZA - Suasana penuh cahaya menghiasi setiap peserta pawai budaya dalam Surabaya Vaganza yang digelar Sabtu (16/5/2026) malam. 

Ringkasan Berita:
  • Surabaya Vaganza 2026 mendapat sambutan antusias dari masyarakat Surabaya dengan parade budaya dan mobil hias yang melintasi sejumlah jalan utama hingga Monumen Bambu Runcing.
  • Wakil Ketua DPRD Surabaya Arif Fathoni menilai acara hiburan gratis tersebut tidak hanya menghibur warga, tetapi juga menggerakkan ekonomi kerakyatan karena memberi dampak positif bagi pedagang kecil dan UMKM.

 

Laporan wartawan TribunJatim.com, Nuraini Faiq


TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Antusiasme dan kegembiraan masyarakat Surabaya terus menyala saat digelar Surabaya Vaganza, Sabtu (16/5/2026). 

Di malam Minggu itu, mereka bersama keluarga serasa menikmati mandi cahaya yang tergambar di setiqp peserta pawai budaya dan mobil hias.

Wakil Ketua DPRD Surabaya Arif Fathoni mengapresiasi hiburan gratis untuk warga yang disuguhkan Pemkot Surabaya tersebut. 

Masyarakat sangat terhibur dan menikmati indahnya seni pencahayaan dan iring-iringan parade.

Saat malam Minggu tadi malam, warga Surabaya mulai dari Jalan Pahlawan di kawasan Monumen Tugu Pahlawan, sudah menyemut sepanjang rute Surabaya Vaganza.

Baca juga: Surabaya Vaganza 2026 Jadi Ajang Adu Kreativitas, Ada Kupu-kupu Transformasi hingga Kerajaan Laut

Setelah dari Jl Pahlawan, peserta parade melintasi Jalan Tembaan, Jalan Tunjungan, Jalan Gubernur Suryo, hingga finis di kawasan Monumen Bambu Runcing di Jalan Panglima Sudirman.

Ekonomi Kerakyatan Bergerak

Surabaya Vaganza dinilai memberi multi effect bagi pelaku ekonomi riil di Surabaya. Bergeraknya ekonomi kerakyatan melalui penjual es hingga UMKM adalah bukti riil memberi dampak langsung pada masyarakat

Sebelumnya ada Festival Rujak Uleg sebagai rangkaian kegiatan HUT Surabaya. 

"Kegiatan berbasis peran masyarakat ini menjadi energi bagi Pemkot untuk terus membuat kegiatan hiburan bagi masyarakat Surabaya," kata Arif, Minggu (17/5/2026).

Tertekannya ekonomi pascapandemi covid hingga perintah efisiensi anggaran oleh pemerintah pusat, gelaran even di kota Surabaya mengalami penurunan yang cukup signifikan.

Sejatinya setiap kegiatan hiburan rakyat  yang digelar secara gratis oleh pemerintah hal itu dapat menjadi stimulan pertumbuhan ekonomi. Penjual air mineral keliling dan UMKM merasakan manfaatnya.

Pemkot Surabaya dalam pepatah sekali mendayung dua tiga pulau terlampaui. Menyediakan sarana hiburan hingga membantu UMKM bertahan hidup dan bergerak ekonominya.

Di tengah arus informasi yang begitu cepat di media sosial, masyarakat akan merasa jenuh atas situasi yang mereka hadapi dalam kehidupan sehari-hari. Sementara menyaring kebenaran informasi nyaris tak sempat.

Sumber: Tribun Jatim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved