Gus Sholah Beri Rekomendasi Jadi Calon Gubernur, Ini Respon Khofifah
Bakal Calon Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa, menyambut baik rekomendasi KH Sholahuddin Wahid yang menginginkan ia maju pada pilkada mendatang
Penulis: Bobby Constantine Koloway | Editor: Yoni Iskandar
TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Bakal Calon Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa, menyambut baik rekomendasi KH Sholahuddin Wahid yang menginginkan ia maju pada pilkada mendatang.
Menurut perempuan yang juga menjabat Menteri Sosial RI ini, ia memang mengaku dekat dengan kiai NU yang akrab disapa Gus Sholah ini.
Komunikasi yang dilakukan kedunya pun berjalan intens. Untuk minggu lalu saja, mereka berdiskusi selama dua hari.
"Saya sering berdiskusi dengan beliau. Saya hari Kamis silaturrahmi, kemudian berlanjut hingga hari Jumatnya," ceritanya kepada Surya.
Dalam berbagai diskusi tersebut, Khofifah tak memungkiri, bahwa mereka membahas banyak hal. Sebuah proses diskusi yang menurut Khofifah bertujuan untuk menyamakan persepsi.
"Makin banyak proses silaturahmi yang dibuat, maka akan semakin banyak kesepahaman yang bisa kita bangun," ujar Khofifah.
Menurut Khofifah, dari kesaman pemahaman itulah, muncul adanya kepercayaan pengasiuh Pesantren Tebu Ireng, Jombang ini kepadanya. Sehingga, akhirnya merekomendasikan nama Khofifah untuk maju.
"Kalau muncul saling kesepahaman, maka akan saling mudah percaya," lanjutnya.
"Karena adanya trust, maka kemudian akan saling menghormati, saling mempercayai, saling memahami. Tiga hal ini yang menurut saya memunculkan penguatan," jelasnya.
Baca: Didorong Maju Pilgub Lagi, di Makam Keramat ini Khofifah Malah Didoakan Jadi Presiden
Meski telah mendapatkan rekomendasi, Khofifah enggan gegabah untuk mendeklarasikan diri. Selain masih melakukan check sound, Khofifah ingin fokus dalam menyelesaikan tugasnya sebagai Menteri Sosial terlebih dahulu.
Rekomendasi Gus Sholah ini diberikan kepada Gerindra pada pertemuan yang berangsung di Juni lalu. Menurut Gus Sholah, Khofifah dianggap memiliki persuasi yang baik kepada masyarakat, lihai dalam merumuskan kebijaksanaan, khususnya yang berkaitan dengan penanganan sosial.
"Gus Sholah lebih sreg dengan Khofifaf karena lebih banyak nilai plusnya. Lebih memilih komitmen dan jauh dari kesan pragmatis," ujar Sekretaris DPD Gerindra Jatim, Anwar Sadad, menirukan ucapan Gus Sholah pada pertemuan di Pesantren Tebu Ireng ini.(Surya/Bobby Koloway)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/khofifah-di-makam-nyai-gede-pinatih-gresik_20170709_111507.jpg)