2 Tahun Dipersulit Gelar Konser Musik Kontemporer, Forum Arek Jombang Demo DPRD
Puluhan anak muda yang tergabung dalam Forum Arek Jombang (FAJ) menggelar demonstrasi di depan kantor DPRD setempat, Kamis (13/7/2017).
Penulis: Sutono | Editor: Yoni Iskandar
TRIBUNJATIM.COM, JOMBANG - Puluhan anak muda yang tergabung dalam Forum Arek Jombang (FAJ) menggelar demonstrasi di depan kantor DPRD setempat, Kamis (13/7/2017).
Unjukrasa ini sebagai bentuk protes mereka yang merasa dipersulit izinnya saat hendak menggelar konser musik selama dua tahun terakhir ini.
Massa aksi yang terdiri dari pecintta musik reggae, punk dan metal ini berkumpul di bundaran Ringin Contong sebelum jalan kaki ke gedung DPRD Jombang yang berjarak sekitar 500 meter dari Ringin Contong.
Sembari membawa poster dan spanduk bertuliskan berbagai tuntutan dan protes, mereka juga berorasi secara bergantian sebelum menuju DPRD.
Selanjutnya, demonstran berjalan kaki menuju kantor DPRD. Di depan gedung wakil rakyat mereka kembali berorasi satu demi satu menyuarakan tuntutannya.
Baca: Total Ada 50 Sidang Cerai yang Gugur di Surabaya, Penyebabnya Bisa karena Ini
“Dua tahun terakhir ini kami tidak diizinkan menggelar konser musik, dengan alasan keamanan. Padahal kami tidak bertujuan membuat kericuhan,” ujar Lutfi Upik, koordinator lapangan saat berorasi.
Menurut Lutfi, mereka menggelar konser musik tidak lain untuk berkreasi dan berkesenian. Lutfi menyatakan, massa demonstran ini ini adalah anak bangsa yang ingin kreatif, ingin berekspresi melalui bakat yang mereka miliki yaitu musik.
"Tapi ternyata kami dilarang. Padahal musik dangdut biasa digelar di Jombang, dan itu tidak dilarang. Ini bentuk diskriminasi kepada kami,” timpal Andika Kombun, salah satu orator.
Pelarangan konser musik kontemporer itu, bagi demonstran merupakan bentuk diskriminasi yang merugikan pecinta musik metal, reggae dan punk.
“Seharusnya kami diberikan hak yang sama untuk tampil. Kami juga ingin seperti mereka yang dengan mudah bisa menggelar musik,” lanjutnya.
Baca: Usai Pesta Miras, 8 ABG Ini Perkosa Siswi SMA Dimalam Takbiran
Kombun mendesak DPRD Jombang membantu mempermudah perizinan konser musik kontemporer.
“Sebagai wakil kami, para legislator seharusnya bisa membantu anak-anak bangsa ini untuk menyalurkan bakatnya dalam dunia musik,” pungkasnya.
Meski berharap ada anggota DPRD Jombang yang menemui, namun tidak ada satupun anggota legislatif yang keluar menerima para demonstran.
Akhirnya, demonstran bubar setelah terjadi perwakilan kepolisian menjamin aspirasi massa aksi akan ditindaklanjuti setelah demo.(Surya/sutono)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/berita-jombang-demo-jombang-anak-anak-band-n-punk_20170713_174424.jpg)