Duda Bejat, Pekosa Pelajar di Tengah Sawah Sebanyak Lima Kali Dalam Semalam
Suwignyo (24), duda bejat asal Dusun Krajan RT 10 RW 02 Desa Brangkal Kecamatan Kepohbaru Bojonegoro Jawa Timur dibekuk polisi, Selasa (18/7/2017).
Penulis: Hanif Manshuri | Editor: Yoni Iskandar
TRIBUNJATIM.COM, LAMONGAN - Suwignyo (24), duda bejat asal Dusun Krajan RT 10 RW 02 Desa Brangkal Kecamatan Kepohbaru Bojonegoro Jawa Timur dibekuk polisi, Selasa (18/7/2017).
Suwignyo adalah pemerkosa AN (14) pelajar Kecamatan Dampit, Lamongan ini yang dikenalnya saat sedang berlibur pada Selasa (11/7/2017) pukul 22.30 WIB.
"Kita tangkap tadi siang. Dan Suwignyo mengekui perbuatannya yang dilakukan kepada AN," kata Kanit PPA, AKP Sunaryo kepada Surya, Selasa (18/7).
Terungkap, tersangka Suwignyo kenal korban saat AN sedang libur dan menginap di rumah kontrakan kakak AN yang bekerja di Pasar Agrobis Babat.
Sebelum kenal korban, Suwignyo ada hugungan asmara dengan kakak korban yang bekerja sebagai pramusaji di warung di Agrobis.
"Mbaknya (kakak korban, red) itu sebelumnya juga pacar saya. Tapi tidak pernah berhubungan badan," aku Suwignyo.
Baca: Awalnya Minta Pijit, Pria Ini Malah Nekat Perkosa Anaknya, Usai Diperkosa, Korban Juga Diginiin
Sejak kenal AN, beberapa hari kemudian Suwignyo intens komunikasi, termasuk melalui ponsel.
Sejurus kemudian tersangka mengungkapkan keseriusannya, akan menikahi korban.
Pada Selasa (11/7/2017), tersangka mengajak korban untuk dikenalkan pada kedua orang tuanya di Kepohbaru Bojonegoro.
"Malam itu bukan ke rumah, tapi saya ajak ke sawah,"aku Suwignyo.
Di tengah sawah Desa Plaosan Babat, korban diperkosa untuk melayani nafsu birahinya.
Dari pukul 22.30 WIB, pelaku mengaku sampai lima kali menyetubuhi korban.
Apa yang dialami korban diceritakan kepada Salim (45) orang tuanya.
Dan perkaranya dilaporkan ke Polres Lamongan. Kanit PPA, Aiptu Sunaryo bersama anggotanya berhasil menemukan jejak tersangka dan berhasil diringkus.(Surya/Hanif Manshuri)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/berita-lamongan-pemerkos-apelajar-dibekuk_20170718_161909.jpg)