Ponsel Jatuh, Akhirnya Identitas Jambret Yang Beroperasi di Sidoarjo dan Surabaya Terungkap
Komplotan pejambret yang diduga kerap beroperasi di wilayah Rungkut dan Waru, Sidoarjo, M Ibrahim Yuda Perwira diringkus Tim Anti Bandit Polsek Rungku
Penulis: Anas Miftakhudin | Editor: Yoni Iskandar
TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Komplotan pejambret yang diduga kerap beroperasi di wilayah Rungkut dan Waru, Sidoarjo, M Ibrahim Yuda Perwira diringkus Tim Anti Bandit Polsek Rungkut di rumahnya Perum Tambak Rejo Indah, Waru.
Penangkapan yang dipimpin Kanit Reskrim Polsek Rungkut AKP Abdul Karim, pada Jumat (21/7/2017) petang kemarin tergolong menarik.
Pasalnya, petugas harus meneliti satu persatu nomor ponsel yang ada dalam ponsel tersangka. Kebetulan saat perampasan tas milik korban Hafid Zamaksyari Berlinda Chuspa di Rungkut Madya depan Perum Grand City Rungkut, ponsel tersangka jatuh.
Ketika itu, korban pada 6 Juli sekitar pukul 23.10 WIB juli dibonceng Bagus Wahyudi dipepet tersangka dan temannya yang sekarang masih dalam pencarian.
Begitu tas korban ditarik tersangka yang duduk di jok belakang, korban berusaha mempertahankan sehingga terjadi tarik-menarik.
Sewaktu terjadi tarik menarik itu, ponsel yang dibawa tersangka jatuh dan saat itu korban turun lalu mengambil ponsel tersangka.
Sementara Bagus Wahyudi mengejar tersangka yang kabur tapi tak diketahui rimbanya karena kehilangan jejak. Barang korban yang berhasil dibawa tersangka adalah dua ponsel dengan kerugian sekitar Rp 3 juta.
Pasca kejadian, korban langsung lapor ke Polsek Rungkut sekaligus menyerahkan ponsel merek Polytron milik tersangka. Dari jejak ponsel itu petugas melacak beberapa nomor ponsel yang disave tersangka.
"Untuk melacak ponsel ini milik siapa, kami harus sabar karena untuk mengetahui identitasnya. Ada sih orang saat dihubungi mengaku tidak kenal dengan tersangka," ujar Kanot Reskrim Polsek Rungkut Abdul Karim, Sabtu (22/7/2017).
Tersangka yang bertubuh bongsor ini sekarang dalam pemeriksaaan untuk mengembangkan siapa temannya yang diajak beraksi. Dari pengakuan tersangka, ia menyebut nama dengan inisial PN yang bertindak sebagai joki.
Baca: Masih Berseragam SMP, Pasangan Ini Bikin Video Dewasa, Netter Malah Fokus ke Gigi Cowoknya
"Anggota sudah kami turunkan untuk mencari keberadaan PN. Mudah-mudahan tertangkap," jelasnya.
Yang lebih penting, kata AKP Abdul Karim, penyidik memfokuskan berapa kali dan dimana saja merampas tas. Karena dari cara kerjanya, tidak menutup kemungkinan tersangka beraksi lebih dari sekali.
"Kami terus memeriksa tersangka untuk menguak semuanya," terangnya. (Surya/ Anas Miftakhuddin)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/berita-surabaya-jambret-dibekuk-rungkut-surabaya_20170722_163022.jpg)