Mulai Terlupakan, Berikut 10 Permainan Tradisional Anak yang Bikin Nostalgia!

Bisakah kamu menyebutkan beberapa jenis permainan tradisional di Indonesia? Jika kalian lahir 90an pasti tahu dong jenis permainan tradisional...

Mulai Terlupakan, Berikut 10 Permainan Tradisional Anak yang Bikin Nostalgia!
Benteng 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Pipin Tri Anjani

TRIBUNJATIM.COM - Bisakah kamu menyebutkan beberapa jenis permainan tradisional di Indonesia?

Jika kalian lahir 90an pasti tahu dong jenis permainan tradisional yang sering dimainkan.

Namun sayangnya, seiring perkembangan jaman permainan tradisional mulai terlupakan.

Maraknya penggunaan gadget menjadi anak-anak lupa akan permainan tradisional khas Indonesia yang dulu sering dimainkan.

(Warga Sidoarjo Mulai Ogah Beli Motor, Ramai Beralih ke Kendaraan Mewah ini)

Untuk mengenang kembali permainan khas Indonesia, TribunJatim.com rangkum sepuluh permainan populer pada jaman dahulu dilansir dari beberapa sumber

Nah, apa aja? yuk simak ulasannya!

1. Lompat Tali

Main Lompat Tali - M'sDailyLife
Main Lompat Tali - M'sDailyLife ()

Siapa sih yang gak mainan tradisional satu ini?

Biasanya anak-anak jaman dulu membuat lompat tali dari karet gelang yang digabung-gabung.

Cara bermainnya yaitu pemain harus melompati tali yang dipegang oleh dua orang di sisi kanan dan sisi kiri.

Pemain tidak boleh mngenai tali yang sedang dilompati dan tinggi maksimal tali sampai tangan diangkat setinggi-tingginya.

Permainan ini minimal dimainkan oleh tiga orang.

Sayangnya, permainan ini semakin jarang dilakukan oleh anak-anak jaman sekarang.

2. Egrang

Permainan Egrang
Permainan Egrang ()

Permainan anak Indonesia yang sulit dilakukan adalah permainan egrang.

Cara bermain mainan ini adalah seorang anak harus berjalan menaiki egrang.

Egrang adalah sepasang batangan bambu yang tingginya lebih tinggi dari anak yang akan memainkannya.

Lalu 50 cm dar bawah diberi pijakan kaki yang dikaitkan dengan bambu.

Biasanya, anak-anak melakukan lomba balap dengan egrang.

3. Engklek

Permainan Engklek - i.ytimg.com
Permainan Engklek - i.ytimg.com ()

Jika kalian lahir tahun 90an, pasti tau mainan satu ini.

Permainan yang hanya menggunakan saru kaki untuk melompat sering dijumpai pada jaman dahulu.

Cara bermainnya yaitu membuat kotak-kotak lalu para pemain membawa potongan genting atau batu.

Potongan genting atau batu tersebut di lempar didalam kotak lalu pemain melompat dengan satu kaki dan tidak boleh menginjak atau melompati kotak yang ada potongan genting.

(Hanya Demi Hal Ini, Chanyeol EXO Rela Rogoh Kocek Dalam-dalam Belikan Laptop Untuk Para Member)

4. Petak Umpet

Main Petak Umpet - permainan-tradisional.com
Main Petak Umpet - permainan-tradisional.com ()

Petak umpet sering dilakukan di tempat terbuka biasanya dilakukan oleh banyak anak.

Cara bermain permainan ini yaitu satu anak menjadi penjaga dan harus menutup mata lalu berhitung hingga 10 atau batas yang disepakati bersama.

Setelah seselai berhitung, penjaga harus mencari anak-anak yang bersembunyi.

Permainan ini cukup digemari di berbagai negara, namun petak umpet di Indonesia memiliki satu aturan tambahan yang berbeda.

Biasanya, permainan akan berakhir ketika semua peserta berhasil ditemukan dari tempat persembunyian. Namun di sebagian wilayah Indonesia menambahi aturan menyentuh titik pihak pencari saat berhitung.

Bila yang bersembunyi lebih dulu menyentuh lokasi hitung, maka pencari akan kalah.

5. Gasing

Main Gasing - lintasgayo.com
Main Gasing - lintasgayo.com ()

Tau kan alat gasing? alat ini biasanya digunakan oleh anak-anak untuk bermain adu gasing.

Biasanya anak-anak membentuk lingkaran dan gasing akan di adu di dalam lingkaran.

Gasing yang berputar paling lama dan tidak keluar lingkaran adah pemenangnya.

6. Layang-layang

Layang-layang
Layang-layang ()

Siapa sih yang gak kenal mainan satu ini?

Layang-layang biasanya dimainkan oleh anak-anak pada waktu sore hari.

Mainan favorit anak laki-laki ini terbuat dari kertas minyak dan kerangka bambu.

Lalu disambungkan dengan tali kenur untuk mengendalikan layangan.

Namun, permainan ini sudah jarang dimainkan oleh anak-anak..

7. Congklak

Congklak
Congklak (PorosBumi.com)

Congklak adalah permainan yang dimainkan oleh dua orang pemain.

Permainan ini menggunakan papan congkak dan biji congklak yang berjumlah 49 biji lalu dibagi ke 14 lubang kecil.

Pemain yang memulai pertama membagikan biji yang ada didaerahnya ke lubang lubang lainnya dan lubang besar adalah milik masing-masing pemain.

Membagikan biji secara berputar dengan satu biji congklak dan begitu seterusnya hingga biji congklak habis.

8. Benteng

Benteng
Benteng ()

Benteng adalah permainan anak jaman dahulu tanpa biaya tapi juga seru.

Cara bermainnya yaitu membuat dua kelompok yang terdiri 4-8 anak perkelompok.

Setiap kelompok memiliki markas masing-masing, biasanya berupa batang pohon atau tiang.

Setiap kelompok akan berusaha merebut markas lawan.

Masing-masing kelompok saling berunding dan siapa yang menang berhak mengejar lawan dan merebut markasnya.

Anggota kelompok yang tertangkap atau tersentuh akan dijadikan tawanan dan diletakkan di samping markas.

Jika kelompokknya berhasil menyentuh anggota kelompoknya yang menjadi tawanan maka dia bebas.

Biasanya ada satu orang yang khusus menjaga markas.

9. Gatrik

Gatrik
Gatrik ()

Permainan tradisional satu ini menggunakan dua batang bambu yanh tipis dan berukuran 30 cm dan 15 cm.

Biasanya dimainakan oleh dua kelompok masing-masing berangotakan 3 - 4 dan memiliki pos masing--masing.

Setiap kelompok memiliki tugas masing-masing, satu yang melempar bambu dan satunya lagi menerima bambu yang dilempar.

Jika bambu tertangkap maka akan bertukar peran.

(Beredar Video Putri Duyung Lagi Renang Bertelanjang Dada, Saat Lewati Cahaya Biru Tiba-tiba. . .)

10. Ular tangga

Ular Tangga
Ular Tangga ()

Permainan ular tangga sering digunakan oleh anak-anak jaman dulu untuk bermain.

Ular tangga terdiri dari kotak-kotak yang memiliki nomor 1 - 100.

Angka 1 bertuliskan start dan 100 bertuliskan finish.

Dipertengahan kotak akan dapat gambar tangga dan ular, tangga berfungsi untuk menaikkan ke angka yang dituju jadi tak perlu melewati kotak.

Kebalikannya, ular membuat pemain turun dari kotak yang ditempatinya, misalnya kepala ular di 98 lalu ekor di 54 maka pemain harus turun ke 54.

Siapa yang mencapai finish terlebih dahulu itulah yang menang.

(Kabar Gembira, Vidi Aldiano Bakal Sambangi Kebun Binatang Surabaya Lho Hari Ini, Catat Jamnya Ya!)

Tags
Indonesia
Penulis: Pipin Tri Anjani
Editor: Anugrah Fitra Nurani
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved