International Tiger Day, WWF Indonesia: Jangan Beli Produk Bagian Tubuh Harimau
Research and Monitoring (Tiger and Elephant) Module Leader dari World Wildlife Fund (WWF) Indonesia, Central Sumatra Program, Febri Anggriawan...
Penulis: Sundah Bagus Wicaksono | Editor: Anugrah Fitra Nurani
Laporan Wartawan TribunJatim.com, Sundah Bagus Wicaksono
TRIBUNJATIM.COM - International Tiger Day dirayakan tepat hari ini, Sabtu (29/7/2017).
Di Indonesia, peringatan Hari Harimau Internasional dilakukan oleh organisasi-organisasi atau instansi terkait baik yang bergerak di bidang lingkungan maupun umum yang secara langsung turun ke lapangan untuk mengajak masyarakat guna mendukung upaya kelestarian satwa eksotis tersebut.
Research and Monitoring (Tiger and Elephant) Module Leader dari World Wildlife Fund (WWF) Indonesia, Central Sumatra Program, Febri Anggriawan Widodo memberikan tanggapannya terkait perkembangan populasi harimau saat ini.
(International Tiger Day, Koordinator PPFHJ Sebut Populasi Harimau Semakin Baik)
Menurutnya, spesies harimau dulunya tersebar hampir di seluruh daratan Asia.
Namu populasinya kini hanya tampak di beberapa negara saja.
"Menurut catatan tahun 2016 populasi harimau secara global meningkat menjadi kurang lebih 3.900 ekor yang sebelumnya hanya 3.200 ekor di alam. Akan tetapi di Indonesia khususnya jenis Harimau Sumatera, populasinya malah mengalami penurunan akibat masifnya pembukaan lahan di habitat aslinya," jelas Febri.
Febri menambahkan, Masyarakat Umum tetap bisa ikut mendukung gerakan konservasi harimau.
"Masyarakat bisa terlibat secara tidak langsung dengan tidak membeli prodak-prodak yang berbahan dasar bagian tubuh harimau," ujarnya
Begini penjelasan lengkap Research and Monitoring (Tiger and Elephant) Module Leader dari World Wildlife Fund (WWF) Indonesia, Central Sumatra Program, Febri Anggriawan Widodo.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/international-tiger-day-askideascom_20170729_195105.jpg)