Kecelakaan KRL vs Argo Bromo Anggrek
10 Jam Endang Terjepit usai Tabrakan KRL vs Argo Bromo Anggrek, Keluarga Baru Tahu dari Foto
Endang sempat terjepit di dalam gerbong khusus wanita selama 10 jam setelah tabrakan terjadi. Keluarga baru mengetahui dari foto.
Ringkasan Berita:
- Endang Kuswati (40) terjebak di gerbong wanita selama sekitar 10 jam setelah tabrakan, dalam kondisi sadar dan sempat meminta tolong.
- Keberadaan Endang baru diketahui keluarga sekitar pukul 02.00 WIB melalui foto jurnalis, setelah sebelumnya kesulitan mendapat informasi.
- Kecelakaan KRL dan KA Argo Bromo Anggrek menyebabkan 106 korban, dengan 15 meninggal dunia dan 91 luka-luka.
TRIBUNJATIM.COM - Kecelakaan antara KRL Commuter Line dan KA Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4/2026) malam masih membekas untuk para korban.
Satu di antara korban selamat yakni Endang Kuswati (40).
Endang sempat terjepit di dalam gerbong khusus wanita selama 10 jam setelah tabrakan terjadi.
Ia sempat menghubungi keluarganya dalam kondisi terluka.
Sepupunya, Iqbal, mengungkapkan sekitar satu jam setelah insiden, Endang yang dalam kondisi terluka masih sempat menggunakan sisa tenaganya untuk menelepon keluarga sambil menangis dan meminta pertolongan.
"Iya jadi dia (Endang) waktu awal masih sempet buka handphone, ngabarin keluarga. Dia sampaikan bahwa dia ada di dalam kereta yang kecelakaan, terus nangis sambil telepon minta tolong supaya diselamatkan," ungkap Iqbal saat ditemui Kompas.com di RSUD dr. Chasbullah Abdulmadjid Kota Bekasi, Selasa (28/4/2026).
Baca juga: Enggar Meninggal Dalam Tabrakan Kereta di Bekasi Jelang Ulang Tahun Suaminya, Tetangga Kehilangan
Saat itu, Endang baru saja pulang bekerja dari kawasan Pasar Baru, Jakarta Pusat, menuju rumahnya di Cibitung.
Mendengar kondisi Endang yang memprihatinkan, keluarga langsung bergegas menuju lokasi kejadian di Stasiun Bekasi Timur.
Namun setibanya di lokasi, mereka kesulitan mendapatkan informasi mengenai keberadaan korban.
"Dia itu korban baru mengabari kita ya sekitar jam 10 malam. Dia menelepon ke kerabat kita di daerah Bekasi. Dia telepon kalau misalkan dia itu jadi salah satu korban yang ada di kereta tersebut," kata Iqbal.
Mendengar suara Endang yang meminta tolong di tengah situasi hidup dan mati, pihak keluarga mengaku sempat panik dan langsung bergegas memacu kendaraan menuju Stasiun Bekasi Timur.
Namun, setibanya di lokasi, keluarga sempat dihadapkan pada kebingungan dan minimnya informasi.
"Dari jam segitu tuh kita langsung menuju ke stasiun ya, karena kita dari Jakarta untuk memastikan korban itu ada datanya. Cuman dari jam 22.00 WIB malam itu sampai jam 02.00 WIB malam itu kita masih belum dapat kabar apakah korban ada di rumah sakit ataupun ada masih di dalam," ucapnya.
Baca juga: Sosok Bos Taksi Green SM yang Masuk Daftar Orang Terkaya di Vietnam, Disorot Imbas Tabrakan Kereta
Ditemukan Lewat Foto
Pihak keluarga baru mendapatkan informasi keberadaan Endang pada pukul 02.00 WIB dini hari melalui hasil jepretan kamera dari seorang fotografer di lokasi.
meaningful
RunningNews
KRL Commuter Line
KA Argo Bromo Anggrek
Stasiun Bekasi Timur
Kecelakaan KRL vs Argo Bromo Anggrek
Tribun Jatim
TribunJatim.com
jatim.tribunnews.com
| Harta Kekayaan dan Isi Garasi Arifatul Choiri Fauzi, Menteri PPPA yang Usul Gerbong Wanita Dipindah |
|
|---|
| Imbas KRL vs KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Timur, 2 Perjalanan Kereta Api Lewat Kediri Dibatalkan |
|
|---|
| Imbas Insiden Kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek, 4 Perjalanan KA di Wilayah Daop 7 Madiun Dibatalkan |
|
|---|
| Enggar Meninggal Dalam Tabrakan Kereta di Bekasi Jelang Ulang Tahun Suaminya, Tetangga Kehilangan |
|
|---|
| KAI Daop 7 Madiun Pastikan 362 Tiket KA Madiun Jaya dan Singasari Mendapat Refund 100 Persen |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/pembersihan-bangkai-kereta-akibat-kecelakaan-KRL-Commuter-Line-dan-KA-Argo-Bromo-Anggrek.jpg)