Bayinya Idap Plagiocephaly, Keluarga Ini Selalu Pakai Helm, Netizen Sampai Bikin Aksi Solidaritas
Memiliki kondisi berbeda dengan yang lainnya terkadang membuat seseorang merasa terintimidasi.
Penulis: Pipin Tri Anjani | Editor: Dwi Prastika
Laporan Wartawan TribunJatim.com, Pipin Tri Anjani
TRIBUNJATIM.COM - Memiliki kondisi berbeda dengan yang lainnya terkadang membuat seseorang merasa terintimidasi.
Entah perbedaan kondisi itu dalam bentuk penampilan, keluarga ataupun sikap.
Ia akan terasingkan secara otomatis oleh orang di sekitarnya.
(Gini Cara Noh Tae Hyun HOTSHOT Atasi Sasaeng Fans yang Masuk Gedung Produce 101 Season 2)
Lalu, bagaimana jika seorang bayi harus mengalami kondisi yang berbeda dengan bayi seumurannya?
Hal ini terjadi pada bayi mungil yang baru berusia 4 bulan, yakni Jonas Gutierrez.
Bayi asal Texas ini dipaksa harus menggunakan helm setiap harinya setelah didiagnosa menderita Plagiocephaly.
Plagiocephaly adalah sindrom kepala rata pada bayi yang terjadi karena kondisi tempurung kepalanya masih lunak.
Hal ini membuat kepala bayi tidak normal seperti bayi pada umumnya dan harus melakukan perawatan untuk pemulihan dan harus menggunakan helm.
Ayah Jonas, Gary Guitierrez mengatakan, anaknya harus menggunakan helm tiga sampai enam bulan.
Gary dan istrinya tidak ingin anaknya merasa berbeda dari yang bayi lainnya sehingga satu keluarga memutuskan untuk menggunakan helm.
Baca: Melalui Operasi Caesar, Alyssa Soebandono Lahirkan Anak Kedua
Bahkan saudara perempuan Jonas yang berusia 3 tahun juga ingin memakai helm sepedanya untuk menemani adiknya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/jonas-gutierrez-bersama-ayah-dan-kakaknya_20170803_091429.jpg)