Usai Melerai Tamu, Manager Cafe di Madiun ini Meninggal Dunia
Usai melerai pertikaian antar pengunjung kafe, Manager tempat hiburan malam New Castle Pub, Karaoke dan Resto Madiun, bernama Sumarsono (53) tewas di
Penulis: Rahadian Bagus | Editor: Yoni Iskandar
TRIBUNJATIM.COM, MADIUN - Usai melerai pertikaian antar pengunjung kafe, Manager tempat hiburan malam New Castle Pub, Karaoke dan Resto Madiun, bernama Sumarsono (53) tewas di tempat kerjanya, Rabu ( 9/8/2017).
Kasat Reskrim Polres Madiun Kota, AKP Logos Bintoro ketika dikonfirmasi, Rabu ( 9/8/2017) sore, membenarkan Manager Operasional New Castle Pub, Karaoke dan Resto Madiun, Sumarsono tewas di tempat kerjanya di Jalan Taman Praja no12, Taman, Kota Madiun.
Logos menuturkan, sebelum tewas, korban sempat melerai tamu kafe yang berkelahi.
"Korban tewas usai melerai pengunjungnya yang berkelahi di dalam hall," kata Logos.
Logos menuturkan, sebelum berangkat ke tempat kerjanya, korban sempat mengeluh kurang enak badan. Namun, korban tetap memaksakan diri berangkat bekerja sekitar pukul 22.00 WIB.
Kemudian, sekitar pukul 02.00 WIB terjadi perkelahian antar pengunjung di hall kafe. Korban bersama pemilik Kafe bernama Ribut melerai pengunjung yang berkelahi.
Perkelahian antar tamu kafe itu berhasil dilerai. Korban kemudian berjalan keluar ruangan. Namun, belum sampai tiba-tiba korban ambruk hingga akhirnya meninggal dunia.
Korban, kata Logos sempat dilarikan ke rumah sakit. Namun, setibanya di rumah sakit, korban sudah dinyatakan tewas.
Jasad korban diserahkan kepada keluarga, pihak keluarga meminta polisi mengotopsi mayat korban. Sebab, pada saat dimandikan, ditemukan benjolan kecil di kepala bagian belakang korban.
Dari hasil otopsi, dokter menyebutkan korban meninggal karena terdapat sumbatan di jantung dan terjadi hipertensi. Korban juga memiliki riwayat sakit jantung.
Sementara itu, benjolan di kepala disebabkan benturan meja pada saat terjatuh.
"Ada luka sekitar dua sentimeter akibat terbentur meja," kata Logos.
Sementara itu, pemilik New Castle Pub, Karaoke dan Resto, Ribut yang dikonfirmasi membenarkan korban yang meninggal manajernya. Ribut mengatakan, korban meninggal karena serangan jantung.
"Berdasarkan hasil otopsi dokter, manager saya meninggal karena serangan jantung. Dia memang memiliki riwayat sakit jantung yang lama," kata Ribut.
Ribut menyangkal, korban terjatuh akibat terjadi kontak fisik dengan para tamu yang berusaha dilerai. Ribut mengatakan, korban terjatuh sendiri dan kepala korban membentur meja, sesuai dengan rekaman CCTV.
"Dari rekaman CCTV tampak jelas korban jatuh sendiri. Dokter juga menyatakan penyebab korban meninggal bukan karena luka di kepala," kata Ribut. (Surya/Rahadian Bagus)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/berita-madiun-cafe-di-madiun_20170809_222625.jpg)