Dilaporkan Korbannya ke Polisi, Kacab First Travel Sidoarjo ini Ngaku Tak Pegang Uang

Meski secara resmi operasional kantor First Travel ditutup. Tapi masih buka untuk melayani update terbaru kepada jemaah.

Tayang:
Penulis: Irwan Syairwan | Editor: Mujib Anwar
SURYA/IRWAN SYAIRWAN
Kantor First Travel di Kabupaten Sidoarjo yang berada di Ruko Pondok Mutiara, Selasa (28/8/2017). 

TRIBUNJATIM.COM, SIDOARJO - Kepala Cabang First Travel Sidoarjo, Rudy Hermanadi, menyatakan siap memenuhi panggilan Polresta Sidoarjo untuk penyidikan kasus dugaan penipuan jamaah umrah.

Hal ini diungkapkan Rudy setelah pihaknya mengetahui puluhan korban First Travel Sidoarjo melapor ke polisi.

Menyikapi itu, Polresta Sidoarjo langsung membentuk Crisis Center First Travel (CCFT), Selasa (29/8/2017).

Dihubungi via telepon, Rudy mengatakan tidak akan lepas tangan setelah kasus ini mencuat secara nasional.

"Kami terbuka kepada semua korban yang datang ke kantor. Kami pun tak akan lepas tangan, termasuk memenuhi panggilan polisi di Sidoarjo," katanya.

(Tuntut Setoran Umrah Rp 19,5 Juta Kembali, Korban First Travel di Sidoarjo Akhirnya Lapor ke Polisi)

Rudy menyatakan sebelum Polresta Sidoarjo membentuk CCFT, pihaknya sudah terlebih dahulu membuat crisis center tersebut.

Kantor Girst Travel Sidoarjo di Ruko Pondok Mutiara sudah menjadi tempat bagian para korban untuk mendapatkan informasi terbaru kasus yang membelit pemilik First Travel, yakni Andika Surachman dan Annisa Hasibuan, tersebut.

Rudy mengaku sudah memberikan data-data jamaah First Travel Sidoarjo ke Bareskrim Mabes Polri untuk upaya penyidikan.

(Dapat Ratusan Miliar dari Calon Jemaah Umrah, Inilah Modus Bos First Travel Mencuci Uangnya)

"Meski secara resmi operasional kantor ditutup, tapi kami masih buka untuk melayani update terbaru kepada jamaah," sambungnya.

Kendati demikian, dia menyatakan tak memiliki kewenangan terkait ganti rugi para korban.

Rudy mengklaim pihaknya sama sekali tidak memegang uang calon jemaah umrah. Karena ketika jemaah membeli paket umrah di First Travel, pembayaran langsung menuju rekening First Travel pusat.

(Gagal Berangkat Umrah, Pasutri Korban First Travel Asal Jombang ini Malu dan Depresi)

"Tugas kami di sini hanya membantu kelengkapan dokumen dan administrasi jemaah untuk berangkat. Kalau uang, semua ditangani pusat," ungkapnya.

Saat ini Rudy masih berada di Jakarta. Dijelaskan, ia tengah berupaya untuk mendapatkan paspor para jemaah umrah yang mendaftar di kantornya.

"Sebagian besar paspor jamaah sudah ada di kantor kami. Silakan jamaah mengambilnya," tegasnya.

(Demi Tampil di New York Fashion, Bos First Travel Rogoh Kocek Miliaran, Apa Pakai Dana Umrah?)

(Surya/Irwan Syairwan)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved