Pilgub jatim 2018
IDM : Jika Ingin Sukses di Jawa Timur, Gerindra Tidak Usung Pasangan ini . . .
Perhelatan pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak akan kembali dilaksanakan tahun depan. Pada Tahun 2018 Ada 171 daerah di tingkat kabupaten/kota
TRIBUNJATIM.COM, JAKARTA - Perhelatan pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak akan kembali dilaksanakan tahun depan. Pada Tahun 2018 Ada 171 daerah di tingkat kabupaten/kota dan provinsi, yang akan menyemarakan geliat pesta demokrasi lima tahunan tersebut.
Dari 171 daerah yang mengikuti Pilkada serentak 2018, Ada 17 Provinsi akan melakukan Pemilihan Gubernur termasuk Jawa Barat, Jawa Tengah dan Jawa Timur.
Tentu saja ketiga Provinsi yang memiliki pemilih terbanyak saat Pilpres tentu saja Ketiganya mendapat sorotan lebih di luar Provinsi lainnya yang juga ikut menyelenggarakan pemilihan gubernur nantinya.
Seperti diketahui dalam Pilpres 2014 hanya di Jawa Barat saja Prabowo bisa menang dan di Jawa Tengah Dan Jawa Timur menjadi basis kekuatan kemenangan Joko Widodo
Tentu saja Pilgub di 3 provinsi di Pulau Jawa Terkait Tokoh yang akan diusung oleh PDIP dan Gerindra akan punya pengaruh besar dalam Pilpres 2019.
Menurut Bin Firman Tresnadi selaku Direktur Eksekutive IDM Untuk Kajian Politik dan Sosial menjelaskan, bahwa nantinya terhadap Capres dari PDIP dan Gerindra Jawa Tengah dan Jawa Barat sudah dapat digambarkan.
Untuk Jawa Tengah sebagai kandang banteng dan sangat militan sebagai pemilih PDIP dan Joko Widodo, sementara Jawa Barat lebih didominasi oleh Prabowo Subianto dalam Pilpres 2019 nantinya.
"Nah, yang sangat Harus diperhatikan oleh kedua kubu antara Joko Widodo dan Prabowo adalah Pilgub di Jawa Timur, Sebab di Jawa Timur Prabowo tidak terlalu Kalau jauh dari Joko Widodo saat Pilpres 2014," kata Bin Firman Tresnadi selaku Direktur Eksekutive IDM Untuk Kajian Politik dan Sosial.
Menurut Bin Firman Tresnadi, saat ini Muncul tiga tokoh yang diprediksi maju sebagai Cagub Jatim yaitu Gus Ipul, Khofifah dan La Nyalla yang saat Pilpres 2014 sebagai ketua TIM pemenangan Prabowo-Hatta. Jelas PDIP dan PKB sepertinya sebagai Partai pendukung Joko Widodo akan mengusung Gus Ipul.
Sedangkan PPP, Hanura, Nasdem da Golkar sepertinya akan mengusung Khofifah dan Sementara Gerindra, Partai Demokrat, PAN dan PKS Belum terlihat akan mengusung keduanya.
"Jelas Gus Ipul dan Khofifah jika didukung oleh Gerindra tidak akan punya komitmen yang kuat untuk mensukseskan Prabowo Subianto di Pilpres 2019. Nantinya karena jelas kedua tokoh ini ada dikubu partai yang mendukung Joko Widodo, bisa jadi keduanya sengaja akan dibuat head to head siapapun yang menang tetap pro Joko Widodo nantinya di Pilpres 2019," paparnya.
Menurut Bin Firman Tresnadi, bagaimana posisi Gerindra, PD, PAN dan PKS di Jawa Timur sebaiknya, sepertinya Pakde Karwo akan mengarahkan Partai Demokrat akan lebih condong ke Khofifah dan Gus Ipul.
Nah, lalu Gerindra akan banyak kerugian Jika mengusung Gus Ipul atau Khofifah untuk Pilpres 2019, apalagi Pilgub Jawa Timur diadakan di tahun politik.
Baca: Aremania Bisa Saksikan Dua Pertandingan Hanya dengan Satu Tiket
Saatnya tahun politik mulai memanas, sebab sudah dipastikan gambar Prabowo dan Gerindra dipastikan tidak akan dominan sebagai alat Kampanye yang akan dipasang.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/berita-surabaya-pilgub-jatim-jatim_20170914_214348.jpg)