Ini Penyebab Jalan Alternatif Favorit Kediri-Jombang Terputus

Gara-gara perbaikan gorong-gorong saluran irigasi tak kunjung tuntas membuat akses jalan raya Kunjang, Kabupaten Kediri menuju Kabupaten Jombang terpu

Penulis: Mohammad Romadoni | Editor: Yoni Iskandar
Surya/Mohammad Romadoni
Akibat perbaikan gorong-gorong saluran irigasi membuat akses jalan raya Kunjang Kabupaten Kediri terputus 

 TRIBUNJATIM.COM, KEDIRI - Gara-gara perbaikan gorong-gorong saluran irigasi tak kunjung tuntas membuat akses jalan raya Kunjang, Kabupaten Kediri menuju Kabupaten Jombang terputus.

Imbas dari perbaikan jalan itu membuat sejumlah kendaraan tujuan Kediri dan sebaliknya harus memutar jauh. Disamping itu kendaraan bervolume besar seperti truk gandeng dan bus tidak dapat melewati jalan alternatif tersebut.

Padahal jalan ini merupakan jalur alternatif favorit yang menghubungkan Kediri dengan wilayah Kabupaten Jombang dan sekitarnya.

Pantauan di lapangan proyek perbaikan jalan itu dibiarkan terongok begitu saja. Pengerjaan gorong-gorong yang membelah jalan raya itu terlihat masih dalam proses pengecoran.

Warga setempat bernama Suwacip (61) mengatakan pengerjaan proyek ini telah berlangsung lama. Namun terkait penutupan akses jalan itu telah berlangsung selama tiga hari.

Warga desa setempat berinisiatif telah mempersiapkan jalur alternatif lain untuk menghindari jalan yang terputus itu.

"Untuk kendaraan dari arah Jombang dialihkan melewati jalan desa ke area persawahan dan keluar ke jalan raya berada persis di samping kanan proyek gorong-gorong," tutur Suwacip dijumpai SURYA di lokasi, Senin (18/9/2017).

Suwacip menjelaskan dari arah sebaliknya, kendaraan akan dialihkan ke jalur alternatif menuju ke arah Kertosono dan Simpang Mengkreng. Setidaknya, untuk menempuh jalur alternatif itu pengguna jalan harus memutar jauh.

"Kalau selisihnya sekitar 15 menit hingga 30 menit," ungkapnya.

Informasinya, rencananya pihak kontraktor bakal menutup akses jalan itu selama tiga hari. Namun kenyataan hingga saat ini belum ada tanda-tanda dimulainya pengerjaan pembuatan gorong-gorong saluran irigasi. Bahkan hingga saat ini bahan kontruksi pembuat gorong-gorong belum ada di lokasi.

"Kabarnya dari kontraktor bahwa penutupan jalan ini sudah minta izin ke Polres Kediri selama tiga hari. Tapi kok kenyataannya penutupan sudah berlangsung tiga hari ini," jelasnya.

Pihak warga mempertanyakan terkait penutupan jalan ini, kenapa pengerjaan proyek ini tidak dilakukan secara bertahap. Sehingga, akses jalan itu bisa tidak ditutup separoh agar bisa dilewati meskipun masih dalam pengerjaan.

"Ya tentunya ini berdampak pada aktifitas warga. Jadi harus memutar jauh," imbuhnya.


Terpisah, Kasat Lantas Polres Kediri, Ajun Komisaris Polisi (AKP) Fatikh Dedi Setyawan menjelaskan terkait mekanisme perizinan penutupan akses jalan itu pihaknya masih berkoordinasi dengan Kapolsek Kunjang.

"Untuk perizinan penutupan parbaikan jalan Kabupaten ke Satlantas Polres Kediri, kalau jalan Provinsi dan nasional ke Polda Jatim," terang AKP Fatikh Dedi Setyawan. (Surya/ Mohammad Romadoni).

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved