Status Gunung Agung Jadi Awas, Lima Negara Ini Keluarkan Larangan Perjalanan ke Bali bagi Warganya
Pemerintah Indonesia telah mengeluarkan larangan aktivitas hingga radius 12 km (7.5 miles) zona di sekitar kawah.
TRIBUNJATIM.COM, JAKARTA - Australia, Selandia Baru, Singapura, Amerika Serikat dan Inggris mengeluarkan imbauan peringatan perjalanan baru (travel Advisory) ke Bali, Indonesia setelah status Gunung Agung ditingkatkan ke level tertinggi yang kapan saja bisa saja akan meletus.
Ditambah lagi, saat bersamaan, pemerintah Indonesia juga telah mengevakuasi puluhan ribu warganya yang tinggal di "zona bahaya" ke pengungsian.
Selandia Baru, Amerika Serikat dan Inggris mengeluarkan travel advisory pada Senin (25/9/2017).
Di akhir pekan lalu peringatan perjalanan diumumkan Australia dan Singapura karena peningkatan aktivitas gunung berapi di Gunung Agung di Bali Timur yang dapat mengganggu penerbangan di salah satu tujuan wisata paling populer di dunia.
"Mengingat kemungkinan letusan Gunung Agung, Warga Singapura harus menunda perjalanan yang tidak terlalu penting ke daerah yang terdampak pada saat ini," demikian pernyataan Kementerian Luar Negeri Singapura.
Sejauh ini Bandara Internasional Bali masih beroperasi seperti biasanya pada hari ini, Senin (25/9/2017) karena tempat-tempat wisata di seluruh pulau masih dipastikan aman.
Pemerintah Indonesia telah mengeluarkan larangan aktivitas hingga radius 12 km (7.5 miles) zona di sekitar kawah.
Sebelumnya juga Australia telah mengeluarkan sebuah peringatan perjalanan baru (travel Advisory ) ke Bali karena status Gunung Agung telah ditingkatkan ke level tertinggi yang kemungkinan akan terjadi letusan gunung berapi.
Travel Advisory yang dikeluarkan untuk perjalanan ke Bali diambil setelah mempertimbangkan analisa para ahli yang memperingatkan akan terjadi letusan Gunung Agung.
Ratusan getaran setiap harinya mengguncang gunung berapi, dan oleh para ahli vulkanologi mengatakan kemungkinan letusan meningkat dari hari ke hari.
Pemerintah Indonesia menaikkan tingkat siaga untuk gunung berapi untuk tingkat yang tertinggi, yang berarti letusan bisa segera terjadi.
Peningkatan status Gunung Agung menjadi awas itu adalah yang ketiga kalinya dinaikan dalam lebih dari seminggu.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika mengatakan telah terjadi "peningkatan besar" aktivitas seismik di Gunung Agung.
Dr Devy Kamil Syahbana menyarankan agar wisatawan harus siap untuk mengubah rencana mereka jika gunung berapi meletus.
Kemungkinan dampak awal letusan besar adalah penutupan Bandara di Pulau Dewata, yakni Bandara Internasional Ngurah Rai, Bali.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/gunung-agung-saat-diabadikan-dari-pura-besakih_20170923_123156.jpg)