Bule Hindari Erupsi Gunung Agung, Keuntungan Pedagang di Bali Anjlok

Status gunung Agung, Kabupaten Karangasem Bali ditingkatkan menjadi awas level 4 pada Jumat (22/9/2017) hingga kini Rabu (27/9/2017).

Tayang:
Pedagan souvenir di Bali - Tribun Bali/ I Made Ardiangga 

TRIBUNJATIM.COM, DENPASAR - Status gunung Agung, Kabupaten Karangasem Bali ditingkatkan menjadi awas level 4 pada Jumat (22/9/2017) hingga kini Rabu (27/9/2017).

Warga dan wisatawan pun diminta menjauhi lokasi dalam radius tak kurang dari Sembilan Km dari kawah.

Hal ini pun berdampak pada turunnya kunjungan pariwisata Bali.

Bahkan berduyun-duyun Warga Negara Asing (WNA) atau bule-bule pergi meninggalkan Bali.

Omzet pedagang di Kawasan Kampung Turis Kuta pun turun hingga 60 persen lebih.

(Dinilai Abaikan Pencegahan, KPK: Kita Pulang dari Sosialisasi, Dua Minggu Kemudian Orangnya Kena OTT)

Hal itu disampaikan seorang pedagang, Rahmat kepada Tribun Bali saat ditemui di lapaknya di kawasan Kuta.

Rahmat asal Raas Madura Jawa Timur itu mengaku, sepekan terakhir sudah cukup terasa penurunan penjualan barang dagangannya.

Tentu saja, itu berpengaruh pada omzet yang biasa ia raup per harinya.

"Sudah seminggu ini mas saya merasakannya. Khususnya, Bule Australia sudah di stop dari negaranya berkunjung ke Bali. Dan untuk Bule yang di sini dialihkan ke Makassar dan Lombok," ucapnya Rabu (27/9/2017).

Rahmat mengaku, per hari biasanya omzetnya mencapai Rp. 1 juta. Saat ini hanya untuk mendapatkan separuh omzet yang biasa ia dapatkan sangat susah. Paling-paling, hanya mencapai Rp 400 ribu saja.

"Paling Rp. 400 ribu. Kalau tidak dijual ke WNA untuk dapat hasil susah," bebernya. 

(Maju Pilgub Jatim, Khofifah Sudah Ijin Wapres JK, Tinggal Nunggu Reshuffle Bulan Depan?)

Berita di atas sebelumnya telah dipublikasikan di Tribun Bali dengan judul Bule Tinggalkan Bali, Omset Pedagang Turun Drastis

Sumber: Tribun Bali
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved