Mau Gelar Pengesahan Anggota Baru, PSHT Keluarkan Larangan Keras ini

PSHT membuat larangan tegas dan keras ke anggotanya saat pengesahan. Jika ada yang melanggar maka resikonya adalah ...

Mau Gelar Pengesahan Anggota Baru, PSHT Keluarkan Larangan Keras ini
SURYA/DIDIK MASHUDI
Ikrar bersama pimpinan perguruan silat di Kota Kediri untuk menjaga kerukunan dan perdamaian, Kamis (28/9/2017). 

TRIBUNJATIM.COM, KEDIRI - Pengurus Cabang PSHT Kediri telah mengeluarkan surat edaran larangan melakukan pawai dan konvoi memakai kendaraan bak terbuka dan motor brong saat kegiatan pengesahan anggota baru.

Sesuai rencana ada 269 warga baru PSHT yang akan mengikuti acara pengesahan sebagai warga baru di Padepokan PSHT di Jl Lawu, Kota Kediri, Sabtu (30/9/2017).

Ketua Cabang PSHT Kediri Haris Setiawan menjelaskan, pihaknya sudah mengeluarkan himbauan untuk tidak melakukan konvoi.

(Bapak ini Renggut Keperawanan Anak Kandung dan Setahun Tabur Benih di Rahimnya, Akibatnya Tragis)

Kalau ada yang konvoi harus memakai kendaraan roda 4 tertutup serta tidak naik kendaraan dengan knalpot brong.

"Kami juga melarang peserta membawa tongkat, sajam serta tidak boleh mengkonsumsi miras. Ini untuk mengantisipasi adanya gesekan di jalan," tandasnya.

Haris menegaskan, jika masih ada anggotanya yang masih membawa tongkat dan sajam serta mengonsumsi miras jika ada penindakan petugas menjadi tanggung jawab pribadi.

(Tergoda Gemerlap Emas, Pemuda ini Bunuh Bibinya yang Mengasuh sejak Lahir)

Malahan tegas Haris, pihaknya tidak akan segan-segan untuk membekukan ranting yang terbukti telah melakukan pelanggaran.

"Kami akan menjamin adanya kedisiplinan setiap anggota," jelasnya.

Sementara Kapolresta Kediri AKBP Anthon Haryadi menjelaskan, pihaknya telah mewaspadai dan mengantisipasi kerawanan kamtibmas pada kegiatan sah sahan warga baru PSHT Kediri.

Potensi kerawanan ini muncul saat peserta sah sahan bergerak dari rumahnya ke lokasi tempat sah sahan.

(60 Pusaka Keramat di Madiun Diruwat, Lima Diantaranya Sangat Bertuah dan Milik Tokoh Penting ini)

"Berdasarkan evaluasi tahun sebelumnya memang terjadi kerawanan. Sehingga kami perlu melakukan ikrar bersama pimpinan perguruan silat," jelasnya.

Kapolres juga menegaskan, pihaknya tidak akan segan segan menindak bagi peserta konvoi yang melanggar ketentuan dan aturan lalulintas. (Surya/Didik Mashudi)

Penulis: Didik Mashudi
Editor: Mujib Anwar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved