Misteri Penyakit Batten, 3 Saudara Meninggal Berurutan, Adik Masih Hidup Tapi Sudah Ada Liang Kubur

Menjelang kematian tiga remaja itu menjadi masa penuh kepedihan. "Bagaimana aku bisa tidur ketika anak-anakku sedang sekarat," kata ibu mereka

Tayang:
Editor: Vovo Susatio
Washington Post/Dokumentasi Keluarga Chappell
Samuel, kiri belakang, bersama kakak-kakaknya Christopher, James dan Elizabeth Chappell pada Oktober 2016 

TRIBUNJATIM.COM, WASHINGTON -- Tiga kakak beradik menemui ajal dalam waktu tiga hari berturut-turut.

Kisah pilu ini terjadi daerah Springville, Utah, Amerika Serikat.

Christopher Lamont Chappell (20), Elizabeth Anne Chappell(19), dan James William Chappel (15) adalah anak-anak pasangan Lester dan Celeste Chappell.

Tiga remaja itu menunggu kematian datang menjemput di ruang keluarga rumah mereka yang berwarna putih terang.

Christopher dan adik-adiknya berbaring bersisihan.

Dalam tiga hari berurutan, mereka menghembuskan napas terakhir.

Elizabeth meninggal di ruang keluarga yang sudah diubah menjadi kamar rawat pada 14 Juli 2017

James berpulang keesokan harinya, 15 Juli 2017.

Foto keluarga Chappel pada 2010. Dari depan kiri: Jennifer, Samuel, James, Elizabeth dan Christopher Chappell. Dari belakang kiri: Jeffrey, Emma, Les, Celeste, Sarah, Matthew dan Larissa Chappell
Foto keluarga Chappel pada 2010. Dari depan kiri: Jennifer, Samuel, James, Elizabeth dan Christopher Chappell. Dari belakang kiri: Jeffrey, Emma, Les, Celeste, Sarah, Matthew dan Larissa Chappell (Washington Post/Dokumentasi Keluarga Chappell)

Sedangkan Christopher yang tak bisa berbuat banyak menyaksikan adik-adiknya meninggal akhirnya tutup usia di 16 Juli 2017

Seperti dikutip dari Washington Post, Selasa (26/9/2017), tiga anak ini menderita penyakit Batten alias Batten disease.

Penyakit neurologis langka ini membuat mereka bertahun-tahun tak bisa melihat, menelan, mengingat, bahkan bergerak.

Lester dan Celeste Chappell hanya bisa pasrah menyaksikan petugas rumah sakit membawa jenazah anak-anak mereka selama tiga hari berturut-turut.

Les dan Celeste memiliki 10 anak, tiga diantaranya meninggal setelah menderita penyakit Batten.

Hari-hari menjelang kematian Christopher, Elizabeth, dan James menjadi masa penuh kepedihan.

Celeste menceritakan ia dan suaminya sampai tak mampu lagi memejamkan mata, beristirahat, selama menunggui putra putrinya berjuang melawan maut.

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved