165 Kios Ludes Terbakar, Begini Kondisi Pasar Banaran Nganjuk Yang Terbakar

Pasca kebakaran hebat yang menghanguskan 165 kios di pasar tradisonal Banaran Kertosono, Kabupaten Nganjuk, petugas pemadam kebakaran masih

Penulis: Mohammad Romadoni | Editor: Yoni Iskandar
Surya/Mohammad Romadoni
Beginilah kondisi kios pasar tradisional Banran Nganjuk pasca terbakar 

TRIBUNJATIM.COM, NGANJUK - Pasca kebakaran hebat yang menghanguskan 165 kios di pasar tradisonal Banaran Kertosono, Kabupaten Nganjuk, petugas pemadam kebakaran masih terus melakukan proses pembasahan.

Petugas Damkar dari Pemkab Nganjuk hingga saat ini masih terus mengguyurkan air di sejumlah titik yang masih mengeluarkan asap.

Kabag Humas Pemkab Nganjuk, Agus Irianto mengatakan pihaknya bersama Bupati Nganjuk Taufiqurrahman masih menggelar rapat di kantor Kecamatan Kertosono guna membahas langkah yang akan dilakukan paska kebakaran ini. Pihaknya belum dapat memastikan terkait merelokasi para pedagang.

"Nanti akan diputuskan dari hasil rapat terkait penanganan paska kebakaran ini," tutur Agus irianto kepada SURYA, Senin (2/10/2017).

Dari pantauan di lapangan puing-puing bangunan sisa kebakaran tampak masih mengeluarkan asap. Bahkan, sesekali muncul api dari sela-sela bangunan yang terbakar.

Pantauan di lapangan, suasana di lokasi kebakaran berada di sisi barat pasar tradisional masih sangat panas. Terlihat Satpol PP Pemkab Nganjuk juga turut membantu menyiramkan air di area yang terbakar.

Baca: 165 Kios di Pasar Banaran Nganjuk Ludes Terbakar

Para pedagang memenuhi jalan di samping pasar. Mereka menunggu untuk diperbolehkan masuk oleh petugas Damkar. Mereka ingin melihat kondisi lapak miliknya yang terbakar.

Untuk diketahui akibat kebakaran ini seluruh bangunan yang berada di tengah pasar ludes terbakar. Kios yang terbakar rata-rata milik pedagang yang berjualan sembako dan busana pakaian.

Untungnya tidak ada korban jiwa dalam kebakaran ini. Namun kerugian dari kebakaran ini ditaksir mencapai milyaran rupiah.
(Surya/Mohammad Romadoni).

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved