Bali Berencana Manfaatkan Letusan Gunung Agung Jadi Agenda Pariwisata

Aktifitas Gunung Agung di Kabupaten Karangasem Bali masih tampak hingga kini. Alhasil status gunung Agung membuat kondisi...

Tayang:
www.indonesia-tourism.com
Gunung Agung di Bali dilihat dari Pura Lempuyang 

TRIBUNJATIM.COM, AMLAPURA - Aktifitas Gunung Agung di Kabupaten Karangasem Bali masih tampak hingga kini.

Alhasil status gunung Agung membuat kondisi kawasan tersebut makin sepi dari kegiatan perekonomian.

Menanggapi hal ini, BNPB menyatakan tengah merancang konsep aktifitas erupsi Gunung Agung sebagai kegiatan untuk kepentingan Pariwisata Bali.

Konsep ini akan dijuluki beauty of eruption Gunung Agung.

(Kabar Wafatnya Sang Kiper Utama di Media Sosial Ditepis MO Arema FC, Kurnia Meiga Sedang Pemulihan)

Konsep wisata baru ini akan menawarkan keindahan letusan Gunung Agung itu ditujukan untuk para turis mancanegara yang datang ke Pulau Dewata.

Deputi Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BNPB, Wisnu Widjaja, menjelaskan bahwa beauty of eruption digagas demi memulihkan kondisi pariwisata di Bali.

“Keindahan gunung ketika erupsi sangat bagus, dan memiliki nilai jual tinggi untuk pariwisata,” kata Wisnu, Rabu (18/10/2017), di Karangasem.

Letusan Gunung Agung, menurut Wisnu, sangat bagus untuk dijadikan objek wisata atau tontonan bagi wisatawan.

Hal ini seperti yang terjadi di Hawaii atau di Jogjakarta pasca erupsi Gunung Merapi.


"Tentu wisatawan harus menonton letusan itu dari zona aman," kata Wisnu Widjaja.

Ia menjelaskan, erupsi Gunung Agung bisa dilihat dari berapa titik.

Pertama dari kejauhan 25 kilometer dari puncak Gunung Agung, yakni di perairan laut Kubu dan Amed di Karangasem.

Dari sana, wisatawan akan bisa melihat lontaran material vulkanik yang dimuntahkan dari kawah Gunung Agung.

Pemandangan lontaran material vulkanik Gunung Agung itu bisa jadi obyek fotografi yang bagus.

Kedua, melihat erupsi dari radius 35 kilometer (zona aman) di sekitar Batur.

Batur akan terlihat indah dengan latar belakang erupsi Gunung Agung.

Menurut Wisnu, ini sangat bagus untuk fotografi atau dokumentasi visual.

Ketiga, letusan Gunung Agung bisa dilihat dari Pura Lempuyang yang jaraknya sekitar 16,5 kilometer dari kawah Gunung Agung.

(Bangga! Tim Spektronics ITS Surabaya Jadi Satu-satunya Wakil Indonesia di Ajang Kompetisi Amerika)

"Kalau melihat erupsi dari zona aman tentu akan selamat. Banyak daerah aman yang bisa dijadikan tempat untuk melihat erupsi," ungkapnya.

"Tapi, untuk konsep wisata beuty of eruption ini kita akan terus lakukan koordinasi dengan PVMBG dan BMKG untuk memastikan arah angin, dan daya letusan Gunung Agung. Kadang bencana itu ada hikmahnya," jelas Wisnu.

Menurut dia, konsep beauty of eruption sudah disosialisasikan ke Kementerian Pariwisata (Kemenpar), Dinas Pariwisata Provinsi Bali, dan PHRI (Perhimpunan Hotel dan Pariwisata Indonesia) Bali.

Mereka sangat antusias dengan konsep tersebut.

Wisnu menyebut Deputi Pemasaran Kemenpar bersedia memasarkan konsep wisata beauty of eruption ini.

Terkait konsep wisata beauty of eruption tersebut, kata Wisnu, pada Selasa (17/10/2017) BNPB diundang ke Sekolah Tinggi Pariwisata (STP) di Bali untuk memaparkannya.

Berita di atas sebelumnya telah dipublikasikan di Tribunnews.com dengan judul Letusan Gunung Agung Akan Dijual Untuk Pariwisata

Sumber: Tribunnews.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved