Jatimpedia
Daftar Aktivitas Harian Berisiko Tinggi Terpapar Hantavirus yang Perlu Diwaspadai Menurut Kemenkes
Tikus yang membawa Hantavirus bersifat asimptomatik atau tidak menunjukkan gejala sakit.
Ringkasan Berita:
- Kemenkes menegaskan Hantavirus tidak hanya menular melalui gigitan tikus, tetapi terutama lewat aerosol yang berasal dari urin, tinja, atau air liur tikus yang terinfeksi, dan dapat terhirup tanpa disadari.
- Tikus yang membawa Hantavirus bersifat asimptomatik atau tidak menunjukkan gejala sakit, sehingga sulit dibedakan dari tikus biasa.
- Aktivitas seperti membersihkan gudang lama, bekerja di bangunan kosong, hingga berkemah di alam terbuka berpotensi meningkatkan paparan.
TRIBUNJATIM.COM - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengeluarkan panduan teknis kewaspadaan terhadap Hantavirus sebagai upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap risiko penularan penyakit tersebut.
Dalam pedoman kesehatan yang dirilis pada Oktober 2022, Kemenkes menjelaskan penularan Hantavirus kerap terjadi melalui aktivitas sehari-hari yang sering dianggap remeh, terutama yang berkaitan dengan paparan kotoran tikus di lingkungan rumah.
Otoritas kesehatan juga mengingatkan masyarakat untuk lebih berhati-hati saat membersihkan area yang sudah lama tidak digunakan atau jarang tersentuh.
Hal ini karena partikel virus dapat menyebar di udara dan berpotensi terhirup tanpa disadari.
Baca juga: Hantavirus Bisa Sebabkan Gangguan Paru dan Ginjal, Dokter ITS Ungkap Gejala dan Cara Penularannya
Baca juga: Daftar 41 Jenis Hantavirus Beserta Inangnya, Termasuk Virus Andes dan Seoul yang Ada di Indonesia
Bukan Hanya Gigitan, Waspadai Udara Terkontaminasi
Berbeda dengan anggapan umum virus hanya menular melalui gigitan, Kemenkes menjelaskan jalur utama penularan Hantavirus adalah melalui aerosol.
"Seseorang dapat tertular Hantavirus dengan menghirup aerosol (partikel padat atau cair yang terdapat di udara) yang mengandung virus terkontaminasi dari hasil ekskresi (urin, tinja) atau air liur dari rodensia yang terjangkit Hantavirus," tulis rilis resmi Kemenkes, dikutip dari kompas.tv.
Meski demikian, penularan melalui luka terbuka pada kulit atau gigitan langsung tetap mungkin terjadi, walaupun persentasenya lebih kecil.
Hingga saat ini, Kemenkes juga menegaskan belum ditemukan bukti adanya penularan antarmanusia di dalam negeri.
Misteri Tikus Asimptomatik
Salah satu tantangan terbesar dalam memutus mata rantai penyebaran ini adalah tidak adanya ciri fisik spesifik pada tikus pembawa Hantavirus.
Menurut Kemenkes, tikus yang terinfeksi bersifat asimptomatik atau tidak menunjukkan gejala sakit sedikit pun.
Kondisi ini membuat masyarakat sulit membedakan tikus pembawa virus dengan tikus biasa.
Selain itu, setiap tipe Hantavirus di dunia memiliki spesies inang tikus yang berbeda-beda, sehingga kewaspadaan menyeluruh terhadap keberadaan tikus di lingkungan hunian sangat diperlukan.
Baca juga: Kronologi Penyebaran Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar MV Hondius, Evakuasi Dramatis
Daftar Aktivitas Berisiko Tinggi
Kemenkes memetakan sejumlah kegiatan yang paling berisiko membuat seseorang terpapar Hantavirus:
- Membersihkan Area Terbengkalai: Kegiatan membuka atau membersihkan gudang, lumbung, kabin, dan garasi yang sudah lama tidak digunakan.
- Perubahan Musim: Saat musim hujan, tikus cenderung mencari tempat hangat dan masuk ke dalam rumah. Hal ini meningkatkan risiko kontak erat dengan penghuni rumah.
- Pekerjaan Konstruksi: Pekerja pengendali hama dan tukang bangunan yang beraktivitas di ruang sempit (crawl spaces) atau gedung kosong yang menjadi tempat bersarangnya tikus.
- Aktivitas Luar Ruangan: Para pendaki gunung atau mereka yang berkemah di area yang menjadi habitat alami tikus hutan.
Sebagai langkah antisipasi, Kemenkes menyarankan masyarakat selalu menggunakan masker saat membersihkan area berdebu yang dicurigai menjadi sarang tikus.
Kementerian Kesehatan
Kemenkes
hantavirus
tikus
Tribun Jatim
TribunJatim.com
jatim.tribunnews.com
Jatimpedia
| Daftar 12 Lagu dan Gending Osing Banyuwangi yang Resmi Kantongi Sertifikat KIK dari Kemenkum RI |
|
|---|
| Daftar 3 Kelurahan di Kota Mojokerto Banyak Ditemukan Pernikahan Siri, Pemkot Fasilitasi Isbat Nikah |
|
|---|
| Daftar Larangan Barang Bawaan dan Aturan untuk Jemaah Haji, Air Zamzam Tak Boleh Masuk Koper |
|
|---|
| Daftar 4 Alumni Akpol 1992 yang Jadi Kapolda Hasil Mutasi Polri, Irjen Pol Helfi Assegaf asal Blitar |
|
|---|
| Daftar Sekolah Maung Gagasan Gubernur Jabar Dedi Mulyadi, Cek Bedanya dengan Negeri |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/panduan-teknis-pencegahan-penularan-hantavirus-di-rumah.jpg)