Disediakan Lapak di Dalam Pasar, Pedagang Buah di Kediri Malah Tutup Trotoar

Sosialisasi yang dilakukan petugas Satpol PP tak diindahkan. Padahal tindakan para pedagang tak bisa dibiarkan.

Penulis: Didik Mashudi | Editor: Mujib Anwar
SURYA/DIDIK MASHUDI
Trotoar jalan di Jl Sudanco Supriyadi utara Pasar Bandar, Kota Kediri dipenuhi pedagang buah, Selasa (24/10/2017). 

TRIBUNJATIM.COM, KEDIRI - Pedagang buah di kawasan Pasar Bandar, Kota Kediri menutup trotoar jalan.

Mereka menggelar dagangannya di trotoar yang mestinya untuk pejalan kaki.

Pantauan Surya Selasa (24/10/2017), para pedagang ini membuka lapak dagangannya mulai pagi sampai malam.

Pedagang sepertinya sengaja menggelar barang dagangan di atas trotoar jalan. 

Akibatnya, pejalan kaki yang melintas malah harus mengalah berjalan di tepian jalan. Kondisi jalan sendiri semakin ramai jika pembeli memarkir motornya di depan lapak.  

Kiosnya Ludes Terbakar, Pedagang Pasar Kertosono Ogah Direlokasi

Adi (35) salah satu pedagang mengaku memanfaatkan trotoar jalan dengan "seizin". pengelola pasar. Selain itu   setiap hari juga selalu membayar retribusi.   

"Kami khan hanya pedagang musiman. Berjualan kalau pas musim buah saja," tambahnya. 

Sementara Nur Khamid, Kabid Trantibun Satpol PP Kota Kediri saat dikonfirmasi Surya menjelaskan, pihaknya tak henti-hentinya melakukan sosialisasi dan penertiban PKL di Jl Sudanco Supriadi, utara Pasar Bandar.

"Keberadaan pedagang itu mengganggu pengguna trotoar dan mengganggu lalulintas," ungkapnya.

Pemkot Blitar Kalah Digugat PKL, Wakil Wali Kota Ngaku Tak Tahu, Kok Bisa?

Padahal Pemkot Kediri sudah menyediakan lahan di dalam areal pasar. Namun pedagang enggan memanfaatkan. 

"Kami sudah berulangkali menertibkan, tapi beberapa hari kemudian mereka kembali berjualan lagi," katanya. 

Kondisi yang sama juga terjadi pada PKL di sepanjang Jl KH Wahid Hasyim depan RSUD Gambiran.

Menumpuknya pedagang berakibat lalu lintas di depan rumah sakit macet karena jalan menyempit. Apalagi lahan parkir juga sangat terbatas. 

"Kami akan terus meningkatan pengawasan, penataan dan penertiban. Ada rencana koordinasi dengan Dishub, Diperindag dan Polantas," tambahnya. 

Curhat ke Publik, Driver Ojek Online Cantik yang Juga Selebgram ini Onbid Lagi Karena Dompet, Lalu

Nur Khamid berharap PKL termasuk pedagang buah tumbuh kesadarannya sehingga tidak menutup trotoar lagi.(Surya/Didik Mashudi)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved