Kuliner Surabaya
Yuk, Nikmati Kuliner Bebek Mambuang di Hotel Santika Premiere Gubeng, Bumbunya Special Loh!
Sajian kuliner daging bebek di kota Surabaya memang kuliner yang cukup familiar. Kuliner berbahan bebek mudah kita...
Penulis: Triana Kusumaningrum | Editor: Anugrah Fitra Nurani
Laporan Wartawan TribunJatim.com, Triana Kusumaningrum
TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Sajian kuliner daging bebek di kota Surabaya memang kuliner yang cukup familiar.
Kuliner berbahan bebek mudah kita temui mulai dari warung kaki lima hingga sekelas restoran.
Yang paling terkenal di Surabaya, ialah olahan Bebek goreng yang dinikmati dengan nasi putih hangat serta sambal dilengkapi dengan lalapan.
Bagi penggemar kuliner bebek, menu bebek digoreng kering, bebek kremes, bebek dimasak dengan bumbu rica-rica, bebek peking sudah merupakan hal yang akrab di telinga pecinta kuliner bebek.
(Sosok dari Jenazah Membusuk di Bendul Merisi Disebut Warga Jarang Berbaur, Istri Kerjaannya Ini)
Ada kabar menarik dari Hotel Santika Premiere Gubeng, buat kamu fans berat kuliner daging bebek.
"Bulan Oktober hingga November ini Hotel Santika Premiere Gubeng memanjakan pecinta kuliner bebek dengan menu spesial Bebek Mambuang," ujar Amelia Sulisthio marketing communication Hotel Santika Premier Gubeng Surabaya, Rabu (25/10/2017)
Ide menu bebek Mambuang merupakan ide dari Chef Hasyim untuk membuat sajian spesial menu bebek disiram dengan saus spesial tambahnya.
Bahan bumbu yang digunakan juga cukup mudah ditemukan seperti sereh, lombok hijau, bawang merah, bawang putih, laos, kemiri, cabe rawit, daun pandan, dan daun kemangi.
Bahan-bahan ini diolah kemudian direbus bersama dengan bebek hingga empuk dan bumbunya meresap.
Penggunaan daun pandan dan kemangi akan membuat menu Bebek Mambuang semakin wangi dan menggoda untuk disantap.
11 Fakta yang Terjadi di Balik Layar Film Porno, No 6 Dijamin Bikin Kalian Ogah Nonton Gituan Lagi! https://t.co/S3TD3IBH7R via @tribunjatim
— Tribun Jatim (@tribunjatim) October 25, 2017
Keunikan dari menu ini terletak pada bumbu yang digunakan untuk merebus yang kemudian disaring dan digunakan sebagai saus siraman untuk bebek yang telah digoreng, sehingga kenikmatan bumbu Mambuang dapat benar-benar terasa.
“Menu ini merupakan kreasi dari bumbu yang sederhana serta memanfaatkan saus rendaman yang diolah menjadi saus siraman bebek, oleh karena itu disebut Bebek Mambuang yang maksudnya eman dibuang, sehingga terciptalah kreasi Bebek Mambuang,” ujar Chef Hasyim chef Hotel Santika Premier Gubeng.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/menu-bebek-mambuang-dari-hotel-santika-premiere-gubeng_20171025_120945.jpg)