Kisah Dul si Penjaga Gunung Kelud, Selamatkan Pendaki Tersesat Hanya Bermodal Sandal Jepit

Bagi awan, yang dilakukan penjaga Gunung Kelud ini tak mungkin. Tapi itulah yang terjadi, dia hanya butuh sandal jepit sebagai juru selamat.

Penulis: Mohammad Romadoni | Editor: Mujib Anwar
SURYA/MOHAMMAD ROMADONI
Dul Rokhim, si penjaga wisata Gunung Kelud, saat melarung sesaji di kawah Kelud. 

TRIBUNJATIM.COM, KEDIRI - Jika ada orang atau pendaki yang tersesat di Gunung Kelud, selalu tak lepas dari sosok satu ini. Dia adalah Dul Rokhim.

Pria berusia 47 tahun ini merupakan pekerja kontrak objek wisata Gunung Kelud.

Dul, demikian Dul Rokhim biasa dipanggil merupakan tim relawan yang berada di posisi paling depan jika ada orang atau pendaki yang tersesat.

Contohnya, saat proses evakuasi pencarian sembilan pendaki yang tersesat di Gunung Kelud Desa Sugihwaras, Kecamatan Ngancar, Kabupaten Kediri.

Meski demikian, tak ada persiapan khusus seperti lazimnya petugas penyelamat.

VIDEO - Detik-Detik Menegangkan Evakuasi Sembilan Pendaki yang Tersesat di Gunung Kelud

Dul hanya berbekal alat sederhana berupa sebuah lampu senter jadul yang dibawanya.

Bahkan, dia sapaan pria bertubuh dempal itu hanya memakai celana pendek berkaos polos beralas kaki sandal jepit.

Dia naik ke area kawah Kelud sembari menunggu TIM SAR dan para relawan datang ke lokasi titik evakuasi terdekat persis di bawah puncak Sumbing.

Saat itu, dia telah berada di terowongan Ganesha berupaya mencari keberadaan para pendaki.

Amankan Nanas di Lereng Gunung Kelud, Sentra Pertanian ini Akan Produksi Buah Khas Segede Mobil

Sebelumnya, sekuriti Abipraya proyek Gunung Kelud bernama Yudi Joko Haryono (36) terlebih dulu membuka dua pintu pagar besi yang berada di tengah jalan untuk akses menuju ke kawah Kelud sekira pukul 19.00 WIB.

Pintu masuk ke kawah Kelud via jalur perkebunan Margomulyo Kabupaten Kediri selalu ditutup setiap hari mulai pukul 17.00 WIB.

Meski belum tahu persis keberadaan rombongan pendaki itu Dul berupaya mencari di sekitar kawah dan sumber air panas.

Tiba-tiba secara tak sengaja ia mendongak dan melihat dua titik sinar lampu senter persis di bawah puncak Kelud. Ia yakin itu adalah rombongan pendaki yang tersesat itu.

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved