Habis #SaveTiangListrik Surut, Terbitlah #SayaSukaKemewahan, Cuitan Netizen Dijamin Bikin Ngakak
Kasus korupsi e-KTP jelas membuat jutaan masyarakat Indonesia geram. Bagaimana tidak, hal inilah yang bisa dibilang...
Penulis: Anugrah Fitra Nurani | Editor: Anugrah Fitra Nurani
TRIBUNJATIM.COM - Kasus korupsi e-KTP jelas membuat jutaan masyarakat Indonesia geram.
Bagaimana tidak, hal inilah yang bisa dibilang menjadi pangkal masalah terlambatnya warga Indonesia mendapatkan tanda identitas.
Ditambah lagi bila mengingat, para koruptor dari berbagai pihak ini menggondol dana hingga Rp 2,9 Triliun dari dana pembuatan e-KTP warga Indonesia sebesar Rp 5,9 triliun.
Berbulan-bulan KPK berusaha menuntaskan penyelidikan kasus ini, serta menangkap sejumlah tersangka tak ketinggalan Ketua DPR RI sendiri yakni Setya Novanto.
(Terjadi Gempa Tektonik 3,1 SR karena Pergerakan Magma, PVMBG Minta Lebih Tingkatkan Kesiapsiagaan)
Drama 'kejar-kejaran' antara Setya Novanto dan KPK pun menjadi bahan perbincangan publik melalu media sosial.
Berbagai tagar mulai 'ThePowerofSetyaNovanto' hingga 'SaveTiangListrik' turut meramaikan media sosial di tanah air selama beberapa waktu.
Masih berhubungan dengan dugaan keterlibatan Setya Novanto di kasus korupsi e-KTP, sebuah tagar baru mulai ramai di Twitter.
Tagar yang satu ini berjudul #SayaSukaKemewahan.
Tagar ini muncul sebagai pesan satir pada kuasa hukum Setya Novanto, yakni Fredrich Yunadi.
Fredrich memang sosok pengacara yang terbilang ceplas-ceplos saat menyampaikan pendapat.
Namun sayangnya tidak jarang juga pernyataan ini ditemukan netizen tidak akurat ketika melihat faktanya.
Kamu bisa ingat ketika Fredrich menyebut sang klien Setya Novanto alami benjol sebesar bakpao ketika baru saja menabrak tiang listrik.
Sosok Fredrich kembali menjadi sorotan warganet ketika dirinya diundang interview eksklusif bersama Najwa Shihab di channel youtubenya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/berita-surabaya-dpr-setya-novanto-fredrich-yunadi_20171117_144749.jpg)