Pilgub Jatim 2018
Gus Ipul Sindir Program Khofifah, Pakar Politik: Penilaian Itu Kurang Tepat
Gus Ipul sempat melontarkan pendapat sindiran terkait penanggulangan kemiskinan yang diungkapkan oleh Khofifah.
Penulis: Aqwamit Torik | Editor: Agustina Widyastuti
Laporan Wartawan TribunJatim.com , Aqwamit Torik
TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Saat menghadiri acara Muspimwil dan Halaqoh Ulama yang digelar oleh Partai Persatuan Pembangunan (PPP), kedua calon Gubernur Jatim menyampaikan visi dan misi mereka di hadapan petinggi PPP, Minggu (3/12/2017).
Di acara tersebut, Khofifah Indar Parawansa hadir pada sore hari, sedangkan M Saifullah Yusuf atau Gus Ipul pada malam hari.
Dalam pemaparannya, Gus Ipul sempat melontarkan pendapat sindiran terkait penanggulangan kemiskinan, yang diungkapkan oleh Khofifah Indar Parawansa.
( Berebut Suara Perempuan NU dengan Khofifah, Ketua Fatayat Pimpin Tim Pemenangan Gus Ipul-Anas )
Saat itu, Khofifah usai memaparkan penanggulangan kemiskinan yang akan dicanangkan olehnya nanti saat menjabat sebagai Gubernur Jatim.
Menanggapi hal tersebut, pakar politik, Airlangga Pribadi mengatakan bahwa penilaian dari Gus Ipul kurang tepat, karena substansi dari program pembangunan di Jatim selama sepuluh tahun di bawah pemerintahan Soekarwo.
Bahkan, Airlangga mengatakan program dari Kementerian Sosial cukup efektif untuk mengatasi kemiskinan.
"Sampai tahun 2017, angka kemiskinan di Jatim masih di angka 9 persen. Mereka butuh bantuan langsung lewat PKH dan bantuan pangan agar bisa penuhi kebutuhan hidup," ungkap Airlangga yang juga CEO lembaga survei The Initiative Institute, Rabu (6/12/2017).
Kementerian Sosial juga dipandang berhasil oleh World Bank untuk perbaiki penyaluran dari tunai menjadi non tunai.
"Perbaikan penyaluran tersebut menjadikan lebih tepat waktu, tepat sasaran, jumlah dan tepat dari segi kualitas," tukas Airlangga.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/gus-ipul-dan-khofifah_20171116_191444.jpg)