Pilgub Jatim 2018
PKS : Rekomendasi Untuk Pilgub Diberikan ke Gus Ipul
rekomendasi pengusungan tersebut tinggal menunggu waktu untuk diserahkan kepada pasangan yang akrab disapa Gus Ipul dan Mas Anas tersebut.
Penulis: Bobby Constantine Koloway | Editor: Yoni Iskandar
TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Partai pengusung pasangan Saifullah Yusuf-Abdullah Azwar Anas kemungkinan masih akan bertambah.
Kini giliran Partai Keadilan Sejahtera yang membuka peluang merapat ke pasangan ini.
Berdasarkan penjelasan Ketua Bidang Wilayah Dakwah Jatijaya DPP PKS Sigit Sosiantomo, rekomendasi pengusungan tersebut tinggal menunggu waktu untuk diserahkan kepada pasangan yang akrab disapa Gus Ipul dan Mas Anas tersebut.
"Jadi, pada intinya kami menyatakan sudah mendukung Gus Ipul. Bahkan, sebelum PDI Perjuangan dan PKB memberikan rekomendasi, PKS sudah komunikasi," kata Sigit kepada jurnalis usai memimpin sidak persiapan angkutan Natal dan Tahun Baru di Stasiun Pasar Turi, Surabaya Kamis, (7/12/2017).
Sigit menjelaskan, ada beberapa alasan pihaknya mengeluarkan rekomendasi tersebut.
Pertama, PKS yang merupakan satu di antara sepuluh partai pengusung pasangan Soekarwo dan Saifullah Yusuf di dua pilkada sebelumnya merasa memiliki kedekatan dengan Gus Ipul.
Sebagaimana diketahui, selain PKS (7 kursi), ada Partai Demokrat (24 kursi), Golkar (11 kursi), PAN (7 kursi), Gerindra (8 kursi), serta PPP (4 kursi), Partai Hanura (4 kursi), PKNU (5 kursi), Partai Damai Sejahtera (1 kursi), hingga Partai Bintang Reformasi (1 kursi) yang mengusung pasangan yang dikenal dengan sebagai Karsa ini.
PKS menilai ada kesamaan antara majunya Gus Ipul dengan Pakde Karwo di dua pilkada sebelumnya.
"Jadi kami berkomitmen mendukung Gus Ipul itu sudah tidak ada perubahan, sudah oke, sudah resmi itu," tegas Sigit yang juga Wakil Ketua Komisi V DPR RI ini.
Alasan lainnya, pihaknya juga tak menemukan formula alternatif untuk membangu koalisi baru.
Sebab, hingga saat ini belum ada figur yang dianggap mampu mengimbangi poros yang sudah terbentuk lebih dahulu.
Sebagaimana diketahui, PKS sebelumnya disebut akan membentuk poros koalisi baru bersama Partai Gerindra dan PAN.
"Kami memutuskan tidak gabung ke poros baru karena tak jelas siapa yang mau untuk di dukung. Pakai (figur) yang lama saja yang sudah terbukti," ujarnya.
Lebih lanjut, Sigit menyebut bahwa rekomendasi pengusungan tersebut akan diberikan dalam waktu dekat.
Menurutnya, surat rekomendasi pengusungan itu sudah ada.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/gus-ipul-anas-tim-pemenangan_20171205_204752.jpg)