Heboh, Maunya Berguru Tenun, Arumi Bachsin Malah Bikin Klepek-klepek Warga

Kedatangan Arumi Bachsin ke Dhoho Street Fashion langsung membuat heboh warga, hingga hal tak terduga ini terjadi.

Penulis: Didik Mashudi | Editor: Mujib Anwar
SURYA/DIDIK MASHUDI
Arumi Bachsin saat diserbu dan dikerubuti penggemarnya sewaktu hadir di Taman Sekartaji, Kota Kediri, Kamis (14/12/2017). 

TRIBUNJATIM.COM, KEDIRI - Kedatangan Arumi Bachsin, Ketua Dekranasda Kabupaten Trenggalek sempat membuat heboh warga dan ratusan penonton Dhoho Street Fashion 3 yang digelar di Taman Sekartaji Kota Kediri, Kamis (14/12/2017).

Malahan begitu peragaan busana usai, para penonton terutama kaum perempuan langsung menyerbu ke arahnya dan mengerubuti Arumi.

Mereka mengajak berswafoto istri Bupati Trenggalek Emil Dardak tersebut.

Permintaan berswafoto itu terus datang silih berganti terutama para pelajar. Malahan sejumlah petugas Satpol PP yang bertugas mengawal Arumi dibuat kewalahan.

Setelah Berlayar Tiga Bulan, Legenda Baru Pengganti KRI Dewaruci Akhirnya Tiba di Surabaya

Bikin Fresh Wajah Dalam Sekejap Dengan Aqua Facial, Mau Coba?

Arumi sengaja datang ke Kota Kediri untuk menyaksikan fashion yang mengangkat kain tenun ikat khas Kota Kediri menjadi busana keseharian.

Selaku Ketua Dekranasda Kabupaten Trenggalek, Arumi juga tengah berupaya untuk mengembangkan busana dari kain tenun khas Trenggalek.

"Asal muasalnya tenun di Trenggalek ternyata juga berasal dari Kediri. Makanya kami perlu berguru langsung dari tempat asalnya," ungkapnya.

Dari hasil pengamatannya, kain tenun ternyata dapat dibuat berbagai desain busana yang menarik. "Busananya kasual dan bagus banget," tambahnya.

Awas, Truk Besar Terguling, Jalan Raya Surabaya-Malang di Sukorejo Macet Total Dua Arah

Untuk itu Arumi mengaku perlu belajar lebih banyak dari Kota Kediri guna mengangkat potensi kain tenun yang ada di Kabupaten Trenggalek.

Arumi yang juga istri Bupati Trenggalek, Emil Elistianto Dardak ini juga memuji hasil karya desainer Didiet Maulana yang mampu mengeksplorasi kelebihan kain tenun.

Sehingga mampu menghasilkan karya busana kasual yang sangat menarik.

"Desainernya Didiet Maulana keren dan jauh lebih kasual dan bagus dipakai anak muda. Ini sangat bagus untuk diteruskan kepada generasi berikutnya. Karena kain tenun keren banget," tandasnya.

I-cethe, Grup Facebook Warga Tulungagung Berjaringan Internasional yang Gemar Bakti Sosial

Menelusuri Candi Simping, Peninggalan Majapahit yang Ramai Dikunjungi Pejabat Jelang Pilkada

(Surya/Didik Mashudi)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved