Hari Kesetiakawanan Nasional, Gubernur Jatim Ingatkan untuk 'Awareness Hati'

Gelaran Inagurasi Kesetiakawanan Sosial dilaksanakan di Gedung Grahadi Surabaya pada pada Selasa (19/12/2017).

Penulis: Aqwamit Torik | Editor: Anugrah Fitra Nurani
TRIBUNJATIM.COM/AQWAMIT THORIQ
Acara bincang-bincang 'Malam Inagurasi Kesetiakawanan Sosial' di Gedung Grahadi Surabaya pada Selasa (19/12/2017) 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Aqwamit Torik

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Gelaran Inagurasi Kesetiakawanan Sosial dilaksanakan di Gedung Grahadi Surabaya pada pada Selasa (19/12/2017).

Acara yang digelar untuk memperingati Hari Kesetiakawanan Nasional ini dihadiri oleh Gubernur Jawa Timur, Soekarwo dan menteri Sosial RI, Khofifah Indar Parawansa.

Acara ini diisi dengan diskusi mengenai kesetiakawanan, yang diisi oleh seniman Acil Bimbo, Seniman Ahmad Syahrani, kiai Zamawi Imron, pengamat politik Suko Widodo dan Effendi Gozali sebagai moderator.

Dilengkapi dengan pagelaran kesenian Madihin oleh Ahmad Syahrani, diskusi interaktif tersebut dilaksanakan dengan santai dan menghibur.

(Kepala BNNP Jatim Baru: Kita Gencarkan Lagi Pencegahan Narkoba Terutama Anak Sekolah)

Gubernur Jawa Timur, Soekarwo mengatakan, kesetiakawanan sendiri merupakan basis terhadap pemikiran, agar disparitas atau jarak tidak semakin menganga.

"Satu pandangan agar hidup yang berkeadilan menjadi fokusnya, dan memberikan awareness hati, bagaimana caranya untuk peduli hati," ujar Soekarwo (20/12/2017).

Selain itu, menteri Sosial RI, Khofifah Indar Parawansa mengatakan, Kesetiakawanan Sosial merupakan rentetan panjang historis yang selalu diperingati dalam hari kesetiakawanan nasional.

"Jadi hari kesetiakawanan bukan hanya baksos saja, tapi juga mengenai makna yang ada di dalamnya," tukasnya.

Sumber: Tribun Jatim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved