Sentra PKL Pegirikan Ampel Surabaya Sepi, Risma Bakal Tata Ulang

"Sentra PKL di sana akan kita tata lagi, karena sekarang kan sepi itu banyak yang nggak mau jualan," kata Risma, Sabtu (25/12/2017).

Penulis: Fatimatuz Zahroh | Editor: Yoni Iskandar
(Surya/Fatimatuz Zahroh)
Banyak stan PKL yang tutup di Sentra PKL Pegirikan di dekat wisata religi Ampel membuat kawasan ini sepi didatangi pengunjung, Senin (25/12/2017). 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Permasalahan di Surabaya utara bukan hanya masalah sungai yang membuat banjir.

Namun juga tentang pedagang kaki lima yang masih menjamur di sepanjang Jalan Pegirikan, serta masalah sentra PKL Pegirikan yang mangkrak dan sepi.

Hal itu membuat Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini merasa perlu mengambil langkah.

Dalam waktu dekat, sentra PKL Pegirikan yang dekat dengan wisata religi Ampel itu bakal direvitalisasi.

"Sentra PKL di sana akan kita tata lagi, karena sekarang kan sepi itu banyak yang nggak mau jualan," kata Risma, Sabtu (25/12/2017).

Menurutnya sentra PKL yang dibangun sekitar tiga tahun yang lalu tersebut tidak sesuai dengan konsep yang diinginkan Risma.

Namun saat pembangunan SKPD terkait, dalam hal ini Dinas Koperasi dan UMKM saat itu ngotot agar sentra PKL dibangun disana.

"Sebenarnya aku nggak setuju konsep sentra PKL itu. Tapi saat itu kadis koperasi mengatakan sentra PKL sudah sesuai aspirasi pedagang, ya sudah saat itu dibangun begitu," katanya.

Namun saat ia menyambangi sentra PKL di Pegirikan tersebut, nyatanya di sana malah sepi dan cenderung tidak ada wisatawan yang mau mampir ke sentra PKL tersebut.

Jika dibiarkan, ia khawatir kondisi tersebut akan membuat kawasan Pegirikan semakin kacau.

"Maka kita akab ubah, sistem penataan pedagang dalam sentra PKL nya, lalu juga parkirnya. Kita redesig supaya aksesnya lebih mudah dan orang mau nempati stannya," ucap Risma.

Hal tersebut mendapat dukungan dari anggota Komisi B Achmad Zakaria.

 Putri Kalah di DAcademy Asia 3, Ekspresi Ibunya Disorot, Netizen: Ga Terima Anaknya Tersenggol

Politisi PKS itu mengatakan arah kebijakan penataan PKL oleh Pemkot Surabaya harus terarah dan terkonsep.

"Kami mendengar Pemkot akan membangun dua sentra PKL baru di tahun 2018, nah, saya sarankan sentra PKL atau kuliner yang sudah ada namun belum ramai itu diperhatikan," kata Zakaria.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved