Di Lamongan, Gropyokan 10 Ekor Tikus Ditukar 1 Kg Beras

“Ini cobaan, agar kita tidak lupa untuk bersyukur dan ingat kepada yang memberi nikmat ketika hasil panen bagus, “ ungkap Fadeli.

Di Lamongan, Gropyokan 10 Ekor Tikus Ditukar 1 Kg Beras
Shutterstock
Tikus 

 TRIBUNJATIM.COM, LAMONGAN - Ada saja cara mensembrani petani untuk mempunyai rasa keperdulian dalam memberantas hama, termasuk tikus.

Di Lamongan bahkan ada cara unik untuk menggugah semangat para petani untuk mengurangi populasi hama.
Musim tanam ini terdata, lahan pertanian padi seluas 608,95 hektare di Lamongan diserang hama tikus.

Untuk mengatasi itu, Pemkab Lamongan membagikan 2.800 kilogram pestisida dan melakukan gerakan gropyokan.
Gropyokan itu diawali oleh Bupati Fadeli di Desa Dradahblumbang Kecamatan Kedungpring, Jum’at (29/12/2017).

“Ini cobaan, agar kita tidak lupa untuk bersyukur dan ingat kepada yang memberi nikmat ketika hasil panen bagus, “ ungkap Fadeli.

Terpenting pula, jangan patah semangat. Lamongan selama ini dikenal sebagai lumbung pangan karena jasa para petani yang selalu bekerja keras.

Dia menyebutkan ada bantuan beras yang sebagian akan dibagi rata kepada petani yang swahnya diserang hama tikus. Sebagian lagi nanti agar diberikan kepada yang berhasil menangkap tikus.

"Tadi ada yang usul agar yang mendapat 10 tikus diberikan 1 kilogram beras. Boleh itu, biar semangat, “ ujarnya.

Itu artinya Fadeli merespon kemauan petani demi kesejahteraan bersama dalam pemberantasam hama tikus.

Bahkan barter tikus dan beras itu diwujudkam Fadeli yang disampaikan di hadapan para petani di Dradahblumbang.

Sementara Kepala Dinas Tanaman Pangan Holtikultura dan Perkebunan, Aries Setiadi menjelaskan serangan hama tikus terjadi di lahan seluas 608,95 hektare di 19 kecamatan. Dia menyebutkan serangan masih dalam skala ringan dan terjadi di beberapa titik.

Halaman
12
Penulis: Hanif Manshuri
Editor: Yoni Iskandar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved