Natal dan Tahun Baru

Lamongan Tak Bakar Kembang Api, Diganti Peresmian Gapura Ala Sunan Sendang Duwur

Namun gapura batas kota, yaitu Gapura Paduraksa yang ada di pintu masuk Lamongan yang berbatasan dengan Duduksampeyan

Penulis: Hanif Manshuri | Editor: Yoni Iskandar
Hanif Manshuri
Gapura Paduraksa yang mengadopsi gapura di Sunan Sendang Duwur Paciran ini yang nanti malam pergantian tahun baru akan diresmikan, Minggu (31/12/2017) 

 TRIBUNJATIM.COM, LAMONGAN - Pergantian tahun di Lamongan Jawa Timur malam nanti ada yang berbeda.

Selain tontonan di Alun-alun Pemerintah Daerah aian memanfaatkan momen malam pergantian tahun dengan peresmian gapura yang sejatinya sudah lama dibangun.

Namun gapura batas kota, yaitu Gapura Paduraksa yang ada di pintu masuk Lamongan yang berbatasan dengan Duduksampeyan, Gresik akan diresmikan Bupati Lamongan, Fadeli.

"Pergantian malam tahun baru nanti akan ada peresmian Gapura Paduraksa di perbatasan Lamongan - Gresik, kata Kabag Humas dan Prokol, Agus Hendrawan kepada Surya, Minggu (31/12/2017).

Gapura ini nantinya akan bisa menjadi salah satu icon baru di Lamongan.

Gapura megah di perbatasan Gresik-Lamongan itu memang beda dengan gapura pada umumnya. Ada nuansa kuno.

Gapura Paduraksa yang akan diresmikan pada malam pergantian tahun ini berada di Desa Pandanpancur, Kecamatan Deket.

Gapura Paduraksa ini menggunakan arsitektur yang mengadopsi Gapura Paduraksa dari kompleks Makam Sunan Sendang Duwur di Kecamatan Paciran.

Arsitektur Gapura Paduraksa yang akan diresmikan oleh Bupati Lamongan, Fadeli ini, diharapkan bisa menjadi identitas atau icon Lamongan.

Pembangunan Gapura Paduraksa ini sendiri sudah berlangsung sejak 2014 dan baru akan diresmikan nanti pada malam pergantian tahun.

Selain peresmian Gapura Paduraksa, lanjut Agus, suasana malam pergantian tahun di Lamongan juga akan dihiasi dengan kegiatan Masjid Agung Bersholawat.

Lama Tak Terdengar, Keromantisan Alexandra Gottardo dan Suami di Pantai Bikin Netizen Gagal Fokus

Kegiatan sholawat ini, kata Agus, akan berlangsung di halaman masjid Agung Lamongan bersama seluruh masyarakat Lamongan yang selain untuk menyambut malam pergantian tahun.

Momen salawatan di Masjid Agung juga untuk memperingati haul Gus Dur, Masayiks Lamongan dan Langitan.

"Dua kegiatan ini, akan dilangsungkan secara berurutan," ungkapnya.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved