Meski Sama-sama Terbuat dari Kacang Kedelai, Ternyata Ini Lho Bedanya Miso Jepang dan Doenjang Korea
Jika orang Indonesia mengenal tempe sebagai hasil fermentasi kacang kedelai, orang Jepang akrab dengan miso.
TRIBUNJATIM.COM - Jika orang Indonesia mengenal tempe sebagai hasil fermentasi kacang kedelai, orang Jepang akrab dengan miso.
Di restoran-restoran Jepang di Indonesia, miso atau fermentasi kacang kedelai berbentuk pasta biasa yang digunakan untuk sup.
Korea juga memiliki fermentasi kedelai berbentuk pasta seperti miso, disebut sebagai doenjang.
(Mantap Jiwa! Ternyata Para Member JBJ Lancar Ngucapin Bahasa Indonesia, Bikin Fans Tanah Air Baper)
Sama seperti miso, doenjang kerap muncul dalam berbagai masakan Korea sebagai saus dasar.
Layaknya kecap manis pada masakan Indonesia.
Baik miso maupun doenjang memiliki rasa yang gurih, asam, dan kuat.
Hal itu dapat membuat sup atau kaldu semakin enak.
Namun ada perbedaan antara miso dan doenjang.
Dilansir dari bonappetit.com, doenjang terbuat dari kacang kedelai dan garam yang difermentasi dalam waktu lama hingga menghasilkan tekstur pasta berwarna cokelat tua.
Bagi masakan Korea, doenjang memiliki peranan penting sebagai bahan masak seperti juga kecap asin dan gochujang (sambal khas Korea berbentuk pasta hasil fermentasi cabai).
Seperti pada umumnya makanan berfermentasi, ada aroma tengik yang khas dari doenjang.
Aroma yang tidak wangi tetapi kaya akan rasa, seperti terasi bagi orang Indonesia.
Secara tekstur, miso lebih halus dibanding doenjang.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/doenjang-pasta-kedelai-korea_20180104_122356.jpg)