Tak Sengaja Senggolan, Munir Babak Belur Dikeroyok Empat Orang Hingga Tak Sadarkan Diri
Pria ini tak menyangka, gara-gara masalah sepele harus dimassa banyak orang hingga tak sadarkan diri. Padahal niatnya hanya ...
Penulis: Irwan Syairwan | Editor: Mujib Anwar
TRIBUNJATIM.COM, SIDOARJO - Hanya karena masalah sepele, Misbahul Munir (27) warga Sidoarjo Kota, babak belur dipukuli empat orang.
Tak sengaja, Munir bersenggolan dengan Dwi Kurniawan di sebuah tempat hiburan malam di kawasan Taman Pinang Indah Sidoarjo, yang akhirnya berbuntut penganiayaan.
Kasatreskrim Polresta Sidoarjo Kompol M Harris mengatakan, korban Munir dikeroyok empat orang hingga tak sadarkan diri.
"Saat ini korban masih menjalani perawatan karena luka-luka akibat pengeroyokan itu sangat berat, terutama di bagian kepala," ujarnya, Senin (15/1/2018).
Harris menuturkan kejadian berawal ketika korban akan keluar dari tempat hiburan tersebut.
Di pintu gerbang, korban tak sengaja menyenggol tersangka Dwi.
Dwi tak menerima senggolan itu dan langsung menghardik korban dengan umpatan.
"Setelah itu korban langsung dipukul," sambungnya.
Peristiwa pemukulan itu dilihat oleh tiga kawan Dwi. Kawan-kawan tersangka langsung ikut memukuli korban.
Harris mengungkapkan korban sempat lari, namun berhasil ditangkap Dwi CS. Korban kembali dianiaya.
Polisi juga telah mengamankan Dwi dan Samian (38), sementara dua pengeroyok lainnya, Y dan M masih DPO.
"Kami datangi dua teman pelaku ternyata tidak ada di rumah. Kami tetapkan DPO," ujar Harris.
Atas tindakan ini, Dwi dan Samian dikenakan Pasal 170 Ayat 1 dan 2 KUHP tentang Penganiayaan.
"Ancaman hukumannya maksimal 9 tahun. Ini karena korban mengalami luka berat yang hingga saat ini mempengaruhi aktivitasnya," pungkasnya. (Surya/Irwan Syairwan)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/ilustrasi-pengeroyokan_20170206_132444.jpg)