Berawal Dari Kecanduan Game, Giri Jadi Atlet Panjat Tebing Kota Blitar

Dia menyabet juara satu Patria Climbing Wall Kota Blitar dan mewakili Kota Blitar di ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jatim

Penulis: Samsul Hadi | Editor: Yoni Iskandar
Surya/ Samsul hadi
Giri saat berlatih panjat tebing di Pantai Peh Pulo, Blitar Selatan. Giri (jaket merah) bersama kedua orangtuanya dan kakaknya usai mengikuti kejuaraan panjat tebing kategori anak di Porprov Jatim. 

 TRIBUNJATIM.COM, BLITAR - Prestasi Garendra Giri Maulana Putra Wardhana (7) di cabang olahraga panjat tebing lumayan moncer.

Dia menyabet juara satu Patria Climbing Wall Kota Blitar dan mewakili Kota Blitar di ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jatim untuk cabang olahraga panjat tebing kategori anak.

Giri, panggilan akrab Garendra Giri Maulana Putra Wardhana, baru satu tahun ini aktif latihan panjat tebing. Siswa kelas dua SDN Bendogerit 1 ini langsung masuk atlet panjat tebing Kota Blitar. Giri juga menyabet sederet prestasi.

Anak kedua pasangan suami istri Dody Yudianto (40) dan Linda Kusuma (38), ini juara satu Patria Climbing Wall Kota Blitar 2017.

Saat mewakili Kota Blitar di Porprov Jatim 2017, Giri meraih medali perak kategori spyder kid lead putra dan meraih medali perunggu untuk kategori spyder kid C putra.

"Anak saya mulai ikut berlatih panjat tebing saat masuk kelas satu SD. Dia memang cepat berkembang di panjat tebing," kata ibu Giri, Linda Kusuma, Jumat (19/1).

Awalnya, Linda mengikutkan anaknya di panjat tebing hanya untuk menghindarkan Giri dari bermain game di ponsel. Sejak TK, Giri kecanduan main game di ponsel.

Giri bisa berjam-jam bermain game di ponsel. Linda disarankan kenalannya untuk mengikutkan anaknya olahraga.

Linda mencari olahraga yang cocok untuk anaknya. Setelah melihat kecenderungan anaknya yang aktif, Linda memutuskan mengikutkan Giri berlatih panjat tebing. Ternyata benar, Giri terlihat cocok dengan olahraga panjat tebing. Giri cepat berkembang di olahraga panjat tebing.

Baca: Longsor di Oro-oro Dowo, 6 Warga Kota Malang Diungsikan

"Dia seperti menemukan dunianya di olahraga panjat tebing. Dibandingkan kakaknya, dia cepat berkembang di panjat tebing. Kakaknya juga ikut berlatih panjat tebing," ujar warga Jl Pamenang, Kelurahan Bendogerit, Kecamatan Sananwetan, Kota Blitar, itu.

Sejak ikut berlatih panjat tebing, Giri sudah lupa dengan bermain game di ponsel. Dia tidak keranjingan lagi main game di ponsel.

Sekarang, waktu luangnya digunakan untuk berlatih panjat tebing. Dalam seminggu, Giri tiga kali berlatih panjat tebing.

Latihan rutin dilakukan tiap Jumat, Sabtu, dan Minggu di GOR Soekarno-Hatta, Kota Blitar. Tiap Jumat, Giri hanya mengikuti latihan fisik. Lalu, pada Sabtu dan Minggu, Giri baru mengikuti latihan memanjat. Latihan memanjat dilakukan pagi dan sore.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved