Nelayan, Korban Dihantam Ombak Masih Belum Ditemukan, Polairud Pasuruan Lakukan Pencarian

Keberadaan Abdul Najib (25) warga Mlaten, Nguling, Kabupaten Pasuruan, Jawa timur masih belum ditemukan hingga Selasa (23/1/2018) pagi.

Penulis: Galih Lintartika | Editor: Yoni Iskandar
maritime world
ombak laut 

 TRIBUNJATIM.COM, PASURUAN - Keberadaan Abdul Najib (25) warga Mlaten, Nguling, Kabupaten Pasuruan, Jawa timur masih belum ditemukan hingga Selasa (23/1/2018) pagi.

Ia merupakan salah satu nelayan yang kapalnya diterjang ombak besar dengan ketinggian kurang lebih 3 meter, Senin (22/1/2018) malam.

Sekadar diketahui, kecelakaan laut kembali terjadi di perairan utara laut Jawa, Pasuruan, Jawa Timur.

Satu kapal nelayan karam akibat diterjang ombak besar. 12 nelayan dikabarkan tersapu ombak. 10 nelayan dinyatakan selamat, 1 orang dinyatakan tewas yakni Dawi (55).

Dawi merupakan pemilik kapal nelayan yang karam akibat diterjang ombak besar itu. Yang hilang yakni Abdul Najib. Hingga saat ini, dia hilang dan belum ditemukan. Polairud Polres Pasuruan sudah mulai menurunkan tim untuk melakukan pencarian Abdul Najib hari ini.

Nur Hamidah, warga setempat mengatakan, sebelum berangkat ke laut, rombongan Dawi ini sudah diperingatkan oleh nelayan lain. Kata dia rombongan tetap nekat berangkat ke laut.s

"Kami lihat kalau kapal itu dihantam ombak. Bahkan, mereka sudah pasang beberapa jangkar. Tapi saking besarnya ombak itu, kapal tetap karam dan tidak kuat. Melihat kapal hancur, kami mau menolong. Tapi, tidak berani karena ombak besar. Dan kami menunggu ombak tidak besar baru nelayan menolongnya," terangnya.

Ismail , salah satu nelayan yang selamat mengaku memang kondisinya tidak bisa diprediksikan. Ia mengaku , setiap melaut selalu diterjang ombak. Naamun, ombak tadi malam memang sangat besar.

Baca: Kapal Nelayan di Pasuruan Dihantam Ombak, Satu Tewas, Satu Hilang

"Saya sempat keseret, tapi saya berusaha berenang dan melawan ombak itu. saya berusaha menyelamatkan diri, dan berusaha menepi. Saya sempat tidak kuat. Untungnya, saya ditarik dan diselamatkan kapal nelayan lain," tambahnya.

Kasatpolairud Polres Pasuruan AKP Poerlaksono mengatakan, pihaknya akan melakukan pencarian pagi ini. Kata dia, pihaknya akan mulai menyisir lokasi karamnya kapal. (Surya/Galih Lintartika)

 

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved