Pilkada Tulungaggung
Ternyata, Bakal Calon Bupati Tulungagung Inilah Yang Paling Kaya
- Pasangan Margiono-Eko Prisdianto dipastikan akan menantang pasangan petahana, Syahri Mulyo-Maryoto Birowo
Penulis: David Yohanes | Editor: Yoni Iskandar
TRIBUNJATIM.COM, TULUNGAGUNG - Pasangan Margiono-Eko Prisdianto dipastikan akan menantang pasangan petahana, Syahri Mulyo-Maryoto Birowo pada Pilkada Kabupaten Tulungagung mendatang.
Dari empat orang bakal calon kepala daerah dan wakilnya ini sudah melaporkan harta kekayaannya ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Lalu dari empat orang ini, siapakah yang paling kaya?
Dikutip dari situs resmi KPK di www.kpk.go.id ternyata Marigono adalah calon terkaya.
Ketua Umum PWI pusat ini mendaftarkan kekayaannya ke KPK pada 10 Januari 2018 dan kekayaannya terverifikasi Rp 6.519.837.993.
Disusul calon bupati petahana, Syahri Mulyo yang mendaftarkan kekayaannya ada 29 Desember 2017 dan kekayaannya terverifikasi Rp 5.359.677.668.
Sedangkan pasangannya, Maryoto Birowo mendaftarkan kekayaannya pada 31 Desember 2017 dan kekayaannya terverifikasi Rp 3.703.092.940.
Baca: Sanusih, Sopir yang Sruduk Puluhan Motor di Surabaya Diduga Dibawa Kabur Keluarganya
Sedangkan Eko Prisdianto mendaftarkan kekayaannya pada 18 Januari 2018 dan kekayaannya terverfikasi Rp 1.748.884.069.
Sementara Komisioner KPU Tulungagung, Mohammad Fatah Masrun mengatakan, LHKPN adalah salah satu dokumen yang harus dipenuhi para bakal calon.
"Jika tidak bisa menyerahkan bukti laporan LHKPN, maka bakal calon akan dicoret," terang Fatah.
Saat ini seluruh berkas pendaftaran sudah dinyatakan lengkap.
Baca: Hujan Es dan Angin Kencang Landa Magelang, Satu Tugu dan Puluhan Rumah Rusak Tertimpa Pohon
KPU Kabupaten Tulungagung masih melakukan verifikasi faktual seluruh dokumen para bakal calon.
Kedua pasang bakal calon akan ditetapkan sebagai calon pada 12 Februari 2018.
Sedangkan pengundian nomor urut dilaksanakan pada 13 Februari 2018.
Tiga hari kemudian, 15 Februari 2018 para calon sudah mulai berkampanye hingga H-3 dari pelaksanaan pemilihan. (David Yohanes)