Astaga, Alami Mual dan Pusing, Wanita Ini Dibawa ke Rumah Sakit, Namun Nyawanya Tak Tertolong
Astaga, berobat ke rumah sakit karena sakit mual, perempuan ini malah kehilangan nyawa setelah disuntik perawat.
Penulis: Irwan Syairwan | Editor: Januar
Saat tiba di RS, petugas resepsionis mengatakan ke Hamzah tak ada kamar kosong.
Kemudian Hamzah menanggapi petugas tersebut ingin memasukkan ibunya sebagai pasien umum, bukan pasien JKN (BPJS).
"Petugasnya langsung mengatakan ada satu kamar kosong. Akhirnya ibu saya masuk pukul 11.30 WIB," sambungnya.
Mendapatkan ruang perawatan tak berarti mendiang Supariyah ditangani secara medis.
Baca: Pemkab Malang Rencana Bangun Embung Setiap Desa, Tujuannya ini
Hamzah mengaku ibunya dijanjikan akan ditangani dua dokter spesialis dalam dan syaraf.
Namun hingga keesokan harinya, ibunya sama sekali tak ditangani secara medis.
"Hingga malam hari keesokan harinya sampai keadaan ibu saya kritis juga belum ditangani. Saat itu pukul 20.00 WIB," ujarnya.
Hamzah yang sudah emosi meminta perawat untuk segera memanggil dokter spesialis yang dijanjikan itu.
Baca: Deretan Busana Terseksi di Grammy Awards 2018, No 5 Tak Malu Pamerkan Bagian Tubuhnya yang Besar
Pada pukul 21.00 WIB belum juga datang, namun seorang perawat menyuntikan sesuatu ke ibunya tanpa mengecek kondisi mendiang Supariyah.
Namun, Hamzah curiga, ketika perawat menyuntik, keadaan ibunya dalam keadaan tak sadar, tak bergerak, dan tak merespon, sama sekali.
Hamzah mengecek nadi ibunya, ternyata tak ada denyut.
Ternyata Supariyah sudah meninggal.
Baca: Kebobolan Gol Persebaya, Kiper Madura United Satria Tama Tolak Disebut Grogi Bermain di Depan Bonek
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/pasien-tewas-di-rumah-sakit_20180129_173959.jpg)