Bambang DH Buka Rakerdarsus: Kita Pakai Strategi 'Kumpulkan Kawan Rangkul Lawan'

Rakerdasus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDI Perjuangan Jatim telah dibuka yang diselenggarakan di Gedung Empire Palace, Surabaya, Sabtu

Tayang:
Penulis: Bobby Constantine Koloway | Editor: Yoni Iskandar
Surya/Bobby Koloway
Saifullah Yusuf dan Puti Guntur Soekarno telah hadir di acara Rapat Kerja Daerah Khusus (Rakerdasus) PDI Perjuangan Jatim. 

 TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Rapat Kerja Daerah Khusus (Rakerdasus) Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDI Perjuangan Jatim telah dibuka yang diselenggarakan di Gedung Empire Palace, Surabaya, Sabtu (3/2/2018).

Rakerdasus ini dibuka oleh Ketua Bidang Pemenangan Pemilu (Bappilu) Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDI Perjuangan, Bambang Dwi Hartono atau yang dikenal dengan Bambang DH.

Pada sambutannya, Bambang menjelaskan alasan Rakerdasus tersebut diselenggarakan.

"Rakerdasus ini ada dasarnya dalam Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) partai kita. Yang mana, diselenggarakan oleh DPD dan dimpimpin oleh DPP," jelas Bambang pada sambutannya di hadapan 2500 peserta pertemuan ini.

Khusus untuk Rakerdasus kali ini, PDI Perjuangan Jawa Timur membahas langkah pemenangan calon gubernur dan wakil gubernur, Saifullah Yusuf dan Puti Guntur Soekarno.

Baca: Mobil Bonek Alami Kecelakaan di Tol Kertosono, 8 Penumpang Luka Parah

Menurut Bambang, Jatim menjadi salah satu daerah yang paling diprioritaskan untuk dimenangkan.

"Ibu Mega (Megawati Soekarnoputri, Ketua Umum PDI Perjuangan) memberikan atensi khusus untuk Jawa Timur. Mengapa? Karena Jatim memiliki DPT (Daftar Pemilih Tetap) terbanyak kedua untuk nasional," ujar Bambang.

"Jatim hanya kalah dari Jabar. Kalau Jabar ada 33 juta jiwa, Jatim sekitar 30 juta jiwa," lanjutnya.

Oleh karenanya, kemenangan di pilkada Jatim mendatang menjadi hal utama. Apalagi, Jatim akan mengadakan 19 pilkada serentak yang terbagi 18 kabupaten maupun kota serta satu pemilihan gubernur.

Bambang mengungkap strategi pemenangan yang diinstruksikan oleh partainya.

Baca: Ribuan Pelayat Datangi Kediaman Almarhum Guru Korban Penganiayaan di Sampang

Pertama, adalah niat dan kepercayaan diri untuk menang.

"Kalau kita sendiri saja tidak percaya untuk menang, maka sulit bagi kita untuk bergerak. Sehingga, yang paling utama adalah niat dan percaya bahwa kita menang," urainya.

Kedua, pihaknya juga menginstruksikan pengurus untuk menyiapkan instrumen partai.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved