Pilkada Tulungaggung
Cegah Kampanye Hitam, Polres Tulungagung Siapkan Patroli Siber
Polres Tulungagung telah menyiapkan patroli siber untuk memerangi kampanye hitam selama pelaksanaan Pilkada 2018.
Penulis: David Yohanes | Editor: Yoni Iskandar
TRIBUNJATIM.COM, TULUNGAGUNG - Polres Tulungagung telah menyiapkan patroli siber untuk memerangi kampanye hitam selama pelaksanaan Pilkada 2018.
Ada 10 personil yang disiapkan Polres untuk melakukan pemantauan dunia maya atau media sosial (mesdos) setiap hari.
Menurut Kapolres Tulungagung, AKBP Tofik Sukendar, S.I.K, sebelumnya ada tuga personil yang dilatih khusus di Bareskrim Mabes Polri.
"Kami audah kirim satu perwira dan dua bintara untuk mendapatkan pelatihan," terang Tofik, Rabu (7/2/2018), saat penandatanganan petisi anti kampanye hitam.
Baca: Menang Lotre Sebesar Rp 7,5 Triliun, Wanita Misterius ini Kehilangan Hadiah Gara-gara Hal Sepele
Dari tiga personil terlatih itu, kemudian ditularkan ke tujuh personil yang lain.
Selain 10 orang itu, ada personil di setiap polsek yang membantu.
"Kalau hanya 10 orang, sementara wilayah kita sangat luas, jumlahnya minim. Karena itu saya perintahkan ada personil setiap Polsek yang disiapkan," tegas Tofik.
Baca: VIDEO: Lagi Promo Film Dilan di Kemacetan, Wajah Pemeran Milea Bikin Heboh Netizen: Kaya Miyabi
Tofik mengingatkan masyarakat, agar tidak sembarangan mengunggah materi yang menyerang calon tertentu.
Sebab jika materi itu tidak termasuk dalam cakupan kerja Sentra Penegakkan Hukum Terpadu (Gakkumdu), maka akan diproses secara hukum.
"Kalau tidak terakomodir di Gakkumdu, maka akan ditarik ke Polres Tulungagung," tambah Tofik.
Jika masuk ke proses hukum, maka kepolisian akan menggunakan Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE). (David Yohanes)