Sulawesi Utara
Selamat Datang di Superhub PDIP Jatim

Nasib Karaoke Venus Tidak Menentu, Kemungkinan Baru Diputuskan Usai Pilkada

Penyidik Polres Tulungagung memastikan, tidak ada keterkaitan manajemen Karaoke Venus dengan penyebaran video porno pelajar

Penulis: David Yohanes | Editor: Yoni Iskandar
Surya/David Yohanes
Petugas tengah memasang segel di salah satu karaoke. 

TRIBUNJATIM.COM, TULUNGAGUNG – Penyidik Polres Tulungagung memastikan, tidak ada keterkaitan manajemen Karaoke Venus dengan penyebaran video porno pelajar yang direkam di tempat kareoke ini.

Namun Pemkab Tulungagung melalui Satpol PP tetap menyegel karaoke di Jalan Soekarno-Hatta ini.

Penyegelan ini berdasarkan keputusan rapat bersama tim teknis, yang melibatkan banyak dinas, seperti Dinas Pariwisata, serta Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP).

Informasi yang didapat dari internal Pemkab Tulungagung, penyegelan Venus lebih untuk menjaga kondisi tetap kondusif.

Sebab muncul reaksi keras dari kelompok masyarakat, terutama dari kalangan muslim.

Baca: Sampai di Bandara Bandara Abdulrahman Saleh Malang, Puti Guntur jadi Rebutan Selfie

Jika dipaksakan tetap buka, dikhawatirkan terjadi gerakan massa dan berpotensi ditunggangi untuk mengganggu Pilkada.

Masih menurut sumber itu, nasib Venus masih akan diputuskan usai Pilkada mendatang. Itu artinya Venus masih akan tutup hingga Bulan Juni.

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Tulungagung, Heru Santoso mengatakan, belum bisa memastikan kapan segel Venus akan dicabut.

“Masih menunggu perkembangan situasi dulu. Karena yang paling berat adalah sanksi sosialnya,” terang Heru.

Menurutnya, ada pelanggaran berat di Venus. Pelanggaran itu yang kemudian memicu munculnya reaksi publik.

Saat ini yang sudah menyatakan sikap antara lain dari Nahdlatul Ulama (NU) dan kelompok muslim lain.

Baca: Lima Hari Lagi! Polisi akan Tilang Pengendara Roda Dua yang Lewati Jalan A Yani dari Sidoarjo

“Kesalahan Venus adalah sudah mengganggu ketertiban. Salah satu indikasi pelangagran itu adalah munculnya rekasi di masyarakat secara meluas,” tambah Heru.

Lebih jauh Heru menegaskan, pihaknya bersama tim teknis telah mengeluarkan rekomendasi penyegelan Venus.

Heru mengaku tidak peduli anggapan, bahwa Pemkan takut dengan tekanan massa.

Sebab menurutnya, memang ada kelalaian Venus yang berujung pada pelanggaran berat.

Sebelumnya sebuah video porno yang melibatkan pelajar menyebar luas lewat aplikasi Whatsapp.

Baca: Khofifah-Emil Wakili Kaum Milenial, Danang DA2: Mereka Saling Melengkapi

Video ini diketahui diambil di Karaoke Venus ruang 12. Hingga saat ini ruang 12 masih disegel polisi, mengantisipati jika diperlukan rekonstruksi.

Sementara Pemkab Tulungagung menyegel Venus secara keseluruhan, dengan pencabut Tanda Daftar Usaha Pariwisata yang dimilikinya. (David Yohanes)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved