Sulawesi Utara
Selamat Datang di Superhub PDIP Jatim

Meningkat 17 Persen, Jawa Timur Duduki Peringkat Tiga dalam Konsumsi Jamu

Selain menjadi tradisi, minum jamu merupakan alternatif pengobatan yang diminati oleh masyarakat Indonesia.

Penulis: Samsul Arifin | Editor: Dwi Prastika
TRIBUNNEWS.COM/NURUL HANA
Mikha Tambayong bersama Direktur PT Sido Muncul Tbk, Irwan Hidayat meracik jamu di kawasan Warung Jati Barat, Mampang, Jakarta Selatan, Minggu (21/1/2018). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Syamsul Arifin

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Tingkat konsumsi Jamu di Indonesia, khususnya Jawa Timur meningkat 17 persen dari tahun sebelumnya.

Pasalnya, selain menjadi tradisi, minum jamu merupakan alternatif pengobatan yang diminati oleh masyarakat Indonesia.

Wakil Direktur Sales Sido Muncul, Rheno Hidayat, saat ditemui dalam acara Minum Jamu Bersama di Car Free Day (CFD), Jalan Darmo Surabaya, ia menyebut konsumsi Jamu di Jawa Timur meningkat 17 persen.

(Ajak Warga Minum Jamu, Mikha Tambayong Ramaikan CFD di Surabaya dengan Zumba Bareng)

“Sekarang mulai ngetren lagi produk-produk herbal di mall itu sekarang jual, jadi kita sekarang mulai berpikir ke olahan jamunya, yang dulu pahit dan kurang enak, jadi rasa dan kemasan disesuaikan. Jawa Timur peningkatan minum jamu meningkat 17 persen sejak kami menggandeng Mikha Tambayong sebagai Brand Ambassador,” kata Rheno kepada TribunJatim.com, Minggu, (25/2/2018).

Dua Ambassador Tolak Linu Sido Muncul, Mikha Tambayong dan Tantri 'Kotak,' memeriahkan CFD Surabaya, dengan Minum Jamu Bersama, Minggu (25/2/2018)
Dua Ambassador Tolak Linu Sido Muncul, Mikha Tambayong dan Tantri 'Kotak,' memeriahkan CFD Surabaya, dengan Minum Jamu Bersama, Minggu (25/2/2018) (TRIBUNJATIM.COM/SYAMSUL ARIFIN)

Ia menambahkan, produk yang menjadi andalan dari Sido Muncul saat ini yaitu Tolak Linu, dari brand baru yang sebelumnya Tolak Angin.

Sejauh ini, Jawa Timur sendiri menduduki peringkat 3 dalam konsumsi Jamu, dimana peringkat pertama diduduki oleh Jakarta.

(7 Fakta Sridevi, Artis Bollywood yang Meninggal, Mulai Siluman Ular hingga Rumor Perselingkuhan)

“Sejauh ini peringkat teratas dalam konsumsi Jamu ditempati Jakarta, mengingat roda perkonimian pusat ada di sana, kedua Jawa tengah, dan yang ketiga Jawa Timur,” jelas Rheno.

Target Sido Muncul sendiri akan terus meningkatkan pasar Jamu di wilayah Asean.

“Selain di Indoseia, di Filipina juga meningkat, minat dari warga sana juga banyak, apalagi setelah kita menggandeng Manny Pacquiao, selain di Asia, kita juga ada di Nigeria, Amerika, Australia. Tapi saat ini kami fokus ke Asean dulu,” ujar Rheno.

Sumber: Tribun Jatim
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved