Kampung Parikan Kenalkan Seni Ludruk Lewat Coretan Mural di Tembok 150 Rumah Warga

Kampung Parikan di RT 7, RW 4, Kelurahan Morokrembangan, Kecamatan Krembangan Surabaya kini menjadi kampung yang patut dikunjungi saat liburan.

Penulis: Pradhitya Fauzi | Editor: Anugrah Fitra Nurani
TRIBUNJATIM.COM/PRADHITYA FAUZI
Wajah Tokoh Ludruk, Sakia Sunaryo Terpampang di Sebuah Warung Yang Berada di Pintu Masuk Kampung Parikan Surabaya, Minggu (11/3/2018) 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Pradhitya Fauzi

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Kampung Parikan di RT 7, RW 4, Kelurahan Morokrembangan, Kecamatan Krembangan Surabaya kini menjadi kampung yang patut dikunjungi saat liburan.

Kampung yang dulunya terkesan kumuh ini kini tampil bersih dan makin menarik dengan adanya berbagai lukisan mural uniknya.

Muhammad Yusuf, sang ketua RT patut diacungi jempol dalam hal ini.

Direktur Eksekutif Hotline, Esthi Susanti Budiono dan Lurah Morokrembangan, Sulistiono, menyumbang cat dan peralatan untuk melukis Kampung Parikan, bersama Cat Avian.

Yusuf pun optimis kampung yang bersandingan dengan Bosem Morokrembangan itu dapat dilirik secara nasional maupun internasional.

(Banyak Dikagumi karena Tampan dan Berbakat, Begini Tanggapan Hanif Sjahbandi Soal Wajahnya)

Yusuf bercerita telah membuat sebuah tim berisi empat hingga delapan warga yang pandai melukis.

Rencananya mereka akan ditugasi melukis tembok sekitar 150 rumah warganya dengan tema utama Parikan.

"Sistemnya itu satu rumah 'digruduk' ngerjainnya, di cat warna warni kalo ada yang request gambar ya dituruti," ujar Yusuf pada TribunJatim.com, Minggu (11/3/2018).

"ini sudah 75 rumah menghadap ke Bosem yang sudah di cat," sambungnya sembari menunjuk ke arah warganya.

Bahkan, sekitar 20 galon cat dihabiskan untuk mengecat sejumlah rumah itu dengan dilakukan secara bertahap.

(Fans MU dan Liverpool di Tangerang Ricuh Saat Nobar, 6 Orang Terluka)

Usut punya usut, tak hanya seni mural saja yang disajikan di perkampungan tersebut, namun juga akan ada tampilan seni ludruk.

Tak hanya itu, ia juga mengkolaborasikan kesenian khas Jawa dengan budaya Cina.

Sumber: Tribun Jatim
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved