Penolakan UU MD3
Bawa Keranda Mayat, Ratusan Aktivis Mahasiswa Geruduk DPRD Sidoarjo
Tolak pemberlakuan UU MD3, tatusan aktivis yang tergabung dalam Solidaritas Mahasiswa Sidoarjo unjuk rasa.
Penulis: M Taufik | Editor: Mujib Anwar
TRIBUNJATIM.COM, SIDOARJO - Ratusan aktivis mahasiswa yang tergabung dalam Solidaritas Mahasiswa Sidoarjo alias SOMASI, menggelar unjuk rasa, Kamis (15/3/2017).
Setelah menggelar orasi di perempatan depan Alun-alun Sidoarjo, massa dari sejumlah elemen mahasiswa itu kemudian berjalan bersama menuju gedung DPRD Sidoarjo sambil membawa keranda mayat dan sejumlah poster.
Aksi ini merupakan protes mereka terhadap pemberlakuan revisi UU MPR, DPR, DPD, dan DPRD (MD3).
"Hari ini demokrasi telah mati di tangan wakil rakyat. Negara Indonesia yang menganut sistem demokrasi sebentar lagi hanya tinggal nama," teriak Zakaria Dimas Pratama, kordinator aksi dalam orasinya.
Tolak Revisi UU MD3, Massa HMI dan PMII Lamongan Kompak Turun Jalan
Gara-gara Hand Traktor, Dua Petani di Lamongan Tewas Mengenaskan Disambar Petir
Dalam aksinya, para mahasiswa Sidoarjo menolak tegas implementasi pasal 73 ayat 3 dan 4 huruf a dan c, pasal 122 huruf K, pasal 245 ayat 1 UU MD3.
Selain itu, mereka mengaku sangat menyayangkan sikap DPR yang tidak menghormati suara rakyat, menyesalkan revisi UU MD3 yg anggota antikritik, dan menuntut DPR mencabut pasal-pasal yang kontroversi dalam undang-undang tersebut.
"Kami juga mendesak Presiden Joko Widodo agar segera menerbitkan Perpu pengganti RUU MD3," tegas Zakaria Dimas.
Hingga saat ini, massa masih terus menggelar aksi di depan gedung dewan.
Mereka bergantian berorasi menyampaikan aspirasinya kepada wakil rakyat di Sidoarjo.
Tiga Mahasiswa STIKOM Surabaya Ditangkap FBI, Pihak Kampus Beri Pengakuan Mengejutkan
Usai Tembaki Mobil Pejabat Pemkot Surabaya, RM Langsung Ngebut Lalu Tak Berkutik
(Surya/M Taufik)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/mahasiswa-demo-dprd-sidoarjo_20180315_111304.jpg)