Awas, Pembalap Liar Akan Didenda Rp 1 Juta

para pembalap liar yang terjaring razia polisi harus merogok kocek lebih dalam, karena denda yang dikenakan naik berlipat.

Awas, Pembalap Liar Akan Didenda Rp 1 Juta
SURYA/SUTONO
Razia Balap Liar yang dilakukan Polres Jombang di ruas Ring Road Mojoagung, Senin (19/3/2018). 

TRIBUNJATIM.COM, JOMBANG - Satlantas Polres Jombang menerapkan denda maksimal kepada para pembalap liar yang terjaring razia penegakan hukum di Ring Road Mojoagung.

Hal ini dilakukan agar para pembalap tersebut jera dan tidak mengulangi perbuatanya. Selain denda, pembalap juga dikenai hukuman fisik, berupa push up.

Kasat Lantas Polres Jombang AKP Inggal Widya Perdana mengatakan, denda maksimal yang diterapkan kepada para pembalap liar tergatung pasal yang tertulis dalam surat tilang, saat pembalap liar terjaring operasi.

"Penerapan denda maksimal sudah kita koordinasikan dengan pihak pengadilan negeri. Ini agar diberlakukan saat proses sidang tilang," ujarnya di sela operasi di ring road Mojoagung, Senin (19/3/2018).

Politisi PPP Jombang Tewas Pakai Celdam, Begini Curhatan Menyedihkan Istri dan Anaknya

Ia menjelaskan, denda maksimal yang diberlakukan berkisar antara Rp 500.000 hingga Rp 1 Juta, sesuai dengan Undang - undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalau Lintas dan Angkutan Jalan.

"Sebagai contoh, jika saat terjaring razia balap liar, yang bersangkutan tidak memiliki SIM, maka sesuai pasal 281, akan dikenai denda maksimalnya Rp 1 juta," imbuhnya.

Menurutnya, setiap hari Minggu sore, ring road Mojoagung kerapkali dijadikan ajang balap liar. Dan setiap Minggu sore, pihaknya selalu melakukan razia di kawasan tersebut.

GTT dan PTT Kompak Ramai-Ramai Tolak SK Penugasan Bupati, Ada Apa?

"Setiap Minggu belasan kendaraan juga terjaring, namun tidak ada efek jera. Karena kini diberlakukan denda maksimal dengan harapan memberi efek jera bagi pelaku balap liar," tegasnya.

Jalur ring road Mojoagung menjadi arena balap liar, karena kondisi jalan yang mulus dan lurus serta sepi arus lalu lintas akibat belum dioperasionalkan.

Balap liar biasa dilakukan pada Minggu sore, sekitar pukul 16.00 hingga 18.00 WIB.

Mau Balik Kerja ke Surabaya, Tubuh Pasutri Diseruduk Fortuner, Diseret dan Dihantamkan ke Pohon

 (Surya/Sutono)

Penulis: Sutono
Editor: Mujib Anwar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved